Menu

Mode Gelap
Toraja Dalam Cengkraman Tentakel Industri Ekstraktif : Setelah Bittuang, Sangalla’ juga Ikut Terancam Proyek Geothermal 4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Narkoba yang Menyeret Kasat dan Kanit Narkoba Polres Torut Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja Desak Respons Cepat, Anggota DPRD Sulsel Yosia Rinto Kadang Soroti Minimnya Dukungan Operasional Alat Berat dan Proyek Jalan di Mappak-Simbuang Polisi Mediasi Perkelahian Antar Pemuda di Enrekang, Dua Kelompok Sepakat Damai Pedomani Hasil Kesepakatan Bersama Rugikan Negara Rp2,2 Miliar, Kejari Tana Toraja Tetapkan Lukas P. Datubari Mantan Kadis Pertanian Toraja Utara Tersangka Korupsi Irigasi Perpipaan Tahun 2024 Atap Tribun Lapangan Bakti Rantepao yang Ambruk Mulai Diperbaiki, Bupati Toraja Utara: Sudah Sementara Dikerjakan Target Seminggu Rampung

Advetorial

Desak Respons Cepat, Anggota DPRD Sulsel Yosia Rinto Kadang Soroti Minimnya Dukungan Operasional Alat Berat dan Proyek Jalan di Mappak-Simbuang

badge-check


					Yosia Rinto Kadang, Anggota DPRD Provinsi Sulsel. Foto: Istimewa Perbesar

Yosia Rinto Kadang, Anggota DPRD Provinsi Sulsel. Foto: Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Yosia Rinto Kadang, melontarkan kritik keras terhadap lambannya respons pemerintah provinsi dalam menangani persoalan bencana dan infrastruktur di wilayah Kabupaten Tana Toraja.

Sorotan utama diarahkan pada keberadaan alat berat excavator yang saat ini hanya “standby” di Kecamatan Simbuang dan Kecamatan Mappak tanpa dukungan anggaran operasional yang memadai. Padahal, kedua wilayah tersebut kerap dilanda bencana longsor yang membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan.

“Ini persoalan serius. Alat sudah tersedia, tetapi tidak didukung operasional. Akibatnya, penanganan bencana menjadi tidak maksimal. Pemerintah provinsi tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut,” tegas Yosia Rinto Kadang, saat rapat pembahasan LPJ Gubernur Sulawesi Selatan bersama Dinas Bina Marga Bina Kontruksi SulSel di Komisi D DPRD SulSel, Senin (20/4/2026).Ia menilai, tanpa alokasi anggaran operasional, keberadaan excavator tersebut hanya menjadi simbol kesiapsiagaan yang tidak efektif di lapangan.

Selain itu, Legislator Partai Nasdem ini juga mendesak Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Selatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penetapan titik nol proyek Paket 6. Ia menegaskan bahwa titik awal pengerjaan proyek dinilai keliru dan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, proyek tersebut seharusnya dimulai dari Jembatan Masuppu, mengingat kondisi ruas jalan di wilayah tersebut sudah dalam tahap kritis dan sangat membahayakan pengguna jalan.

“Kalau pemerintah ingin serius, mulai dari titik yang paling parah. Ruas di Jembatan Masuppu sudah nyaris tidak layak dilalui. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, penetapan titik nol yang tidak tepat justru berpotensi memperlambat dampak nyata pembangunan bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Yosia pun mendesak pemerintah provinsi untuk tidak sekadar menjalankan proyek secara administratif, tetapi benar-benar berbasis pada kebutuhan mendesak di lapangan.

“Jangan hanya mengejar progres di atas kertas. Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi nyata,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Toraja Dalam Cengkraman Tentakel Industri Ekstraktif : Setelah Bittuang, Sangalla’ juga Ikut Terancam Proyek Geothermal

14 April 2026 - 11:43 WIB

4 Tersangka dan Barang Bukti Kasus Narkoba yang Menyeret Kasat dan Kanit Narkoba Polres Torut Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja

14 April 2026 - 06:44 WIB

Galaxi Production Gelar Workshop Pa’gellu Tua Toraya, Menjaga Keaslian Seni dan Budaya Tari di Nusantara

24 Februari 2026 - 04:22 WIB

Billy Mambrasar Dorong Kemnaker Perkuat Langkah Strategis Turunkan Pengangguran di Papua

23 Februari 2026 - 14:50 WIB

Bupati Halmahera Timur Teken MOU Dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara

13 Februari 2026 - 12:16 WIB

Transformasi GMKI 5.0 Wujud Kebersamaan Lintas Generasi : Jembatan Visi Misi antara Kader dan Senior

10 Februari 2026 - 05:08 WIB

Jelang Akhir Tahun, Kodim 1414 Tator Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Perkuat Sinergitas

23 Desember 2025 - 06:43 WIB

Trending di Advetorial