Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

Headline

Yosia Rinto Kadang Soroti Tambang Galian C saat Reses di Rantetayo Tana Toraja

badge-check


					Yosia Rinto Kadang, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil X Toraja saat Reses di Rantetayo, pada Jumat (20/2/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Yosia Rinto Kadang, Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dapil X Toraja saat Reses di Rantetayo, pada Jumat (20/2/2026). Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Nasdem, Yosia Rinto Kadang, melaksanakan kegiatan reses masa sidang di Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, pada Jumat (20/2/2026).

Dalam kegiatan reses tersebut, Yosia Rinto Kadang menyerap berbagai aspirasi masyarakat, dengan salah satu isu utama yang dibahas adalah aktivitas tambang galian C, khususnya penambangan pasir.Warga menyampaikan kekhawatiran terkait dampak lingkungan, kerusakan infrastruktur jalan, serta pengelolaan tambang yang dinilai belum sepenuhnya tertata dengan baik.

Menanggapi hal itu, Yosia Rinto Kadang menegaskan pentingnya pengelolaan tambang galian C yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Ia menyampaikan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah provinsi dan instansi terkait.

“Tambang galian C, khususnya pasir, harus dikelola secara bertanggung jawab. Kegiatan ekonomi tetap penting, tetapi tidak boleh mengorbankan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujar Yosia dalam dialog bersama warga.

Selain persoalan tambang, masyarakat juga menyampaikan usulan lain seperti perbaikan infrastruktur dan pengawasan aktivitas usaha di wilayah kecamatan Rantetayo.

Yosia berkomitmen untuk membawa seluruh aspirasi tersebut ke DPRD Provinsi Sulawesi Selatan agar dapat dibahas lebih lanjut dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Rantetayo, yang berharap adanya kebijakan konkret untuk menata aktivitas tambang pasir agar lebih tertib dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline