Menu ✖

Mode Gelap
Rapat Paripurna DPRD, Bupati Toraja Utara Tegaskan Pengelolaan Aset dan Administrasi Wajib Tertib dan Transparan Kolaborasi Masata dan Masyarakat Adat, Toraja Highland Festival 2026 Siap Digelar Tampilkan Ritus Merok Melayat ke Rumah Duka Padayya Personil Manggala Agni yang Gugur dalam Tugas, Gubernur Sulsel Janji Tanggung Biaya Sekolah Anak Almarhum Melayat ke Rumah Duka Petugas Pemadam Karhutla, Bupati Toraja Utara: Almarhum Gugur Dalam Tugas yang Mulia Ops Patuh Pallawa 2026, Kapolres Tana Toraja : Polri Harus Jadi Contoh Tertib Lalulintas Dating Palembangan Ajak Pemuda Jadikan Hari Sumpah Pemuda Sebagai Energy Untuk Berkarya

Advetorial

Toraja Dalam Cengkraman Tentakel Industri Ekstraktif : Setelah Bittuang, Sangalla’ juga Ikut Terancam Proyek Geothermal

badge-check


					Rencana Proyek Geothermal di Sangalla' - Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Rencana Proyek Geothermal di Sangalla' - Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Belum meredah penolakan warga di Kecamatan Bittuang dengan proyek geothermal yang sampai saat ini masih terus berlanjut, kini muncul isu baru bahwa Kecamatan Sangalla juga terancam dengan hadirnya proyek panas bumi tersebut.

Proyek-proyek ini masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang tersebar di 23 titik yang ada di Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Tana Toraja. Ini kemudian menjadi ancaman nyata bagi masyarakat adat Toraja.

Hal Ini kemudian memantik api perlawanan dan penolakan dari berbagai kalangan masyarakat adat, mahasiswa, maupun pemuda Toraja bahwa Bittuang dan Sangalla’ bukan tanah kosong.Garsia Randa Bandaso, selaku Pemuda Sangalla’ mengatakan bahwa di Kecamatan Bittuang proyek geothermal telah memasuki tahap pelelangan Penugasan Survei Pendahuluan Eksplorasi (PSPE). Sementara di Kecamatan Sangalla telah memasuki tahap Survei Rinci/Detail.

“Di sangalla’ telah memasuki tahap survei rinci/detail. Tapi Seperti yang kita ketahui bahwa toraja adalah daerah agraris yang masyarakatnya menghidupi diri mereka dari sumber-sumber air untuk sektor pertanian, pariwisata, dan peternakan bahkan sebelum negara ini merdeka. Kalau Bittuang punya buntu karua untuk pengairan, kami di Sangalla punya Makula,” jelas Garsia yang juga sebagai aktivis mahasiswa dalam keterangannya kepada Media, Selasa (14/4/2026).

Diketahui Sangalla memiliki historis kebencanaan dimana pada November 2010 lalu, Sangalla mengalami bencana longsor yang mengakibatkan masyarakat mengungsi ke tempat aman.Informasi yang dihimpun titik vital proyek geothermal tersebut berpusat di Makula, Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla’ Selatan.

“Kalau Bittuang punya buntu karua untuk pengairan, kami di Sangalla’ punya Makula, dan ini adalah titik vital dari proyek geothermal tersebut,” tegas Garsia.
Menurut Garsia, Proyek geothermal dengan pusat titiknya berada di Makula sangat beresiko mengganggu sumber mata air warga melalui pengeboran yang dapat merusak akuifer dan penurunan muka air tanah.

“Air adalah sumber penghidupan yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan. jangan sampai mata air ini akan berhenti mengeluarkan air untuk kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Menurut data pemerintah provinsi sulawesi selatan Tana Toraja di dominasi oleh wilayah pegunungan dan dataran tinggi (600-2.800 mdpl) yang memiliki struktur geologi yang kompleks dengan karakteristik batuan yang bervariasi, umumnya terdiri dari batuan beku dan sedimen yang membentuk daerah aliran sungai (DAS).

“Ketika dilakukan pengeboran untuk mencapai titik panas maka yang terjadi dibawah tanah akan terjadi longsor dan menyebabkan semburan lumpur panas seperti yang terjadi di Lapindo dan Mandailing Natal Sumatra Utara. Dan juga tidak bisa kita pungkiri mata air akan berhenti mengalir karena rata-rata di Toraja memiliki struktur batuan sedimen dan gamping yang mampu menyerap air untuk sumber penghidupan masyarakat sehari-hari” tutup Garsia Bandaso, sapaan akrabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas

12 September 2026 - 10:27 WIB

Jelang Peringatan 1 Juli, Korneles Yenu Ajak Masyarakat Papua Barat Jaga Kamtibmas dan Perkuat Persatuan

30 Juni 2026 - 12:53 WIB

‎Pesparawi XIV Jadi Momentum Tunjukkan Papua Barat yang Aman dan Ramah

14 Juni 2026 - 04:36 WIB

‎Pesparawi XIV Jadi Momentum Tunjukkan Papua Barat yang Aman dan Ramah

14 Juni 2026 - 04:27 WIB

Ratusan Pelajar Satukan Tekad Lawan Narkoba Bangun Masa Depan saat Mengikuti Dialog Pemuda yang Digelar oleh PMTI

21 April 2026 - 10:35 WIB

Bendahara Umum PMTI Raih Doktor : Umur Tidak Menghalangi Kita Untuk Belajar

17 April 2026 - 22:45 WIB

Polres Toraja Utara Terima Kunjungan Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I Tahun 2026, Mantapkan Perencanaan dan Pengorganisasian

16 April 2026 - 08:41 WIB

Trending di Advetorial