Menu

Mode Gelap
Warga Sakit di Simbuang Ditandu Puluhan Kilometer, Yulius Dakka: Ketimpangan Kesehatan dan Infrastruktur di Tana Toraja Mau Sampai Kapan Dibiarkan? Jangan Tutup Mata!  Potret Pilu, Warga Sakit di Tana Toraja Terpaksa Ditandu Puluhan Kilometer Akibat Akses Jalan Tidak Dapat Dilalui Kendaraan Warga Tana Toraja Tewas Tertimpa Pohon di Sudut Kolam Makale Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Polres Toraja Utara Sukseskan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 Secara Virtual ​ Kepala Lembang Lea di Tana Toraja Tiga Kali Mangkir dari Sidang Sengketa, Dinilai Tidak Menghormati Undang-undang Keterbukaan Publik Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Tana Toraja, Manggala Agni dan Tim Gabungan Sisir Kawasan Hutan di Tampo Mengkendek

News

Warga Sakit di Simbuang Ditandu Puluhan Kilometer, Yulius Dakka: Ketimpangan Kesehatan dan Infrastruktur di Tana Toraja Mau Sampai Kapan Dibiarkan? Jangan Tutup Mata! 

badge-check


					Yulius Dakka, Aktivis dan Praktisi Hukum saat prihatin dengan pelayanan kesehatan dan infrastruktur di Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Yulius Dakka, Aktivis dan Praktisi Hukum saat prihatin dengan pelayanan kesehatan dan infrastruktur di Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Aktivis Toraja sekaligus praktisi hukum, Yulius Dakka, mengkritik Pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang dinilai masih kurang memperhatikan kondisi masyarakat di Kecamatan Simbuang dan Mappak.

Kritik tersebut mencuat setelah seorang warga di Kecamatan Simbuang yang sakit terpaksa ditandu selama 6 jam menempuh puluhan kilometer untuk mendapatkan layanan kesehatan.Menurut Yulius Dakka, yang juga Putra dari Tana Toraja itu mengatakan bahwa kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tana Toraja berlatar belakang tenaga medis.

Warga dinilai masih menghadapi keterbatasan pelayanan dasar, khususnya saat situasi darurat kesehatan terjadi.

“Bupati Tana Toraja seorang dokter, Sekda seorang dokter, kadis beberapa yang dokter, anak bupati dokter, mustinya kesehatan masyarakat di Tana Toraja menjadi konsen utama dari pemerintahan zadrak, ini malah masalah kesehatan yang selalu tidak di pedulikan dan diperhatikan,” ujar Yulius Dakka, pada Kamis (21/5/2026).

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret untuk memperbaiki akses layanan kesehatan, termasuk infrastruktur penunjang dan kesiapan fasilitas medis di Kecamatan Simbuang dan Mappak agar warga tidak lagi mengalami kesulitan saat membutuhkan pertolongan darurat.Persoalan infrastruktur dan layanan kesehatan di Simbuang bukan baru kali ini saja terjadi.

Pada 7 April 2026 warga Simbuang menandu jenasah 10 kilometer akibat jalan rusak, sementara pada 11 Mei 2024 ibu hamil di Simbuang ditandu dan melahirkan di jalan namun bayinya meninggal dunia.

“Ini persoalan pelayanan kesehatan, terutama infrastruktur yang tidak kunjung dinikmati oleh masyarakat di Simbuang sejak berpuluh-puluh tahun lamanya sampai saat ini. Ketimpangan dari segi kesehatan dan infrastruktur sangat terasa bagi warga simbuang. Pemerintah Daerah tidak boleh membiarkan ini terus menerus terjadi, mau sampai kapan?,” tutup Dakka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Potret Pilu, Warga Sakit di Tana Toraja Terpaksa Ditandu Puluhan Kilometer Akibat Akses Jalan Tidak Dapat Dilalui Kendaraan

20 Mei 2026 - 07:31 WIB

Warga Tana Toraja Tewas Tertimpa Pohon di Sudut Kolam Makale

19 Mei 2026 - 08:16 WIB

Jaga Ketahanan Pangan Nasional, Polres Toraja Utara Sukseskan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 Secara Virtual ​

18 Mei 2026 - 02:31 WIB

Kepala Lembang Lea di Tana Toraja Tiga Kali Mangkir dari Sidang Sengketa, Dinilai Tidak Menghormati Undang-undang Keterbukaan Publik

18 Mei 2026 - 02:24 WIB

Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Tana Toraja, Manggala Agni dan Tim Gabungan Sisir Kawasan Hutan di Tampo Mengkendek

15 Mei 2026 - 12:04 WIB

FLS3N Tingkat Sekolah Dasar Resmi Digelar, Bupati: Ajang Temukan dan Kembangkan Bakat Anak di Toraja Utara

15 Mei 2026 - 10:22 WIB

AAT dan PT UMS Salurkan Bantuan Peduli Kasih kepada Nenek Sati di Makale Selatan Tana Toraja

15 Mei 2026 - 03:33 WIB

Trending di Headline