TORAJA UTARA, Vressnews – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026 resmi digelar pada Rabu (13/5/2026) di SD Negeri 3 Rantepao.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melalui Dinas Pendidikan ini berlangsung meriah, penuh semangat dan kreativitas dari para peserta didik terbaik dari seluruh kecamatan di Toraja Utara.
Peserta yang hadir merupakan para juara hasil seleksi tingkat kecamatan yang kembali berkompetisi di tingkat kabupaten untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra.
Berbagai kategori lomba dipertandingkan, mulai dari bernyanyi solo, tari, mendongeng, pantomim, menulis cerita, kriya hingga bercerita dalam gambar.
Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong hadir membuka kegiatan secara resmi dan memberikan semangat kepada seluruh peserta, guru dan orang tua yang hadir.
Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat para kepala sekolah, guru dan siswa dalam mempersiapkan diri mengikuti ajang FLS3N tahun ini.
“Saya sungguh bersuka cita melihat semangat dan minat anak-anak kita dalam mengikuti FLS3N ini. Ajang ini bukan hanya tentang lomba, tetapi bagaimana kita menemukan dan mengembangkan bakat serta minat anak-anak Toraja Utara,” ungkap Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya budaya menulis dan membaca di lingkungan sekolah. Ia mengajak para kepala sekolah dan guru untuk membiasakan diri menulis setiap kegiatan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.

“Tulis apa yang kita lakukan dan lakukan apa yang kita tulis. Dengan begitu kita bisa terus mengevaluasi dan mengembangkan diri,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut membagikan kisah inspiratif masa mudanya saat meraih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat nasional pada tahun 1982. Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa bakat harus terus diasah dan dikembangkan agar tidak berhenti hanya pada sebuah penghargaan.
“Sesuatu yang tidak dilakukan berulang kali tidak akan membuat kita berkembang,” pesannya kepada para peserta.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara sekaligus Ketua Panitia FLS3N, Yeremia T. Marewa menjelaskan bahwa FLS3N merupakan program nasional dari Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilaksanakan secara bertahap mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.
Seluruh peserta tampil dengan penuh percaya diri dan antusias. Beragam penampilan menarik berhasil memukau para juri dan penonton. Kreativitas, kostum, latihan yang matang hingga dukungan dari guru, pelatih dan orang tua menjadi bagian penting dalam kesuksesan para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap ajang FLS3N menjadi wadah lahirnya generasi muda berbakat yang mampu berprestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun karakter, kreativitas dan rasa percaya diri siswa sejak dini.
Juara pertama dari setiap kategori lomba nantinya akan mewakili Kabupaten Toraja Utara ke tingkat selanjutnya. Semangat berkarya, berprestasi dan terus mengembangkan bakat menjadi pesan utama dalam pelaksanaan FLS3N tahun 2026 ini.













