Menu

Mode Gelap
Mengenang Jasa Pahlawan, Polres Toraja Utara Gelar Ziarah Rombongan Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Penahbisan Gereja Beth-El Tabernakel Kristus Bangkit Rantebolu Jadi Momen Sukacita dan Syukur Bagi Jemaat Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

News

Firmina Tallulembang: 8 Dekade Indonesia Merdeka, Akses Jalan di Simbuang Mappak Masih Terabaikan

badge-check


					Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Delapan dekade telah berlalu sejak proklamasi bersejarah yang dikumandangkan Bung Karno dan Bung Hatta, namun semangat kemerdekaan itu terus berkobar dalam dada setiap anak bangsa.

Salah satunya Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari partai Gerindra, Firmina Tallulembang merefleksikan kemerdekaan itu dengan harapan agar kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Menurut Firmina, kemerdekaan sejati bukan hanya tentang lepasnya belenggu penjajahan fisik. Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika setiap warga negara dapat merasakan keadilan, kemakmuran, dan kesempatan yang sama untuk berkembang seperti Kecamatan Simbuang dan Mappak yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

“Masyarakat yang tinggal di daerah Simbuang dan Mappak, Toraja bagian barat, masih belum menikmati akses jalan yang memadai. Kita Merdeka sudah 80 tahun, tapi jalan ke Simbuang-Mappak masih terabaikan. Ini salah satu daerah yang masih terisolir di Provinsi Sulsel yang selalu saya suarakan di DPRD, tapi sampai hari ini belum bisa masuk penganggaran tahun 2025,” ujar Firmina, Minggu (17/8/2025).

Politisi Gerindra tersebut menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel, pembangunan jalan tersebut belum bisa dianggarkan karena belum tersedia dokumen Detail Engineering Design (DED).

“Katanya harus buat DED dulu, baru bisa masuk anggaran fisik. Kalau infrastruktur dasar saja belum terpenuhi, bagaimana masyarakat bisa merasa merdeka?,” tegas Firmina.

Firmina mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan yang adil dan merata.
“Kemerdekaan itu harus menyentuh semua lapisan. Kita ingin pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah terpencil dan meningkatkan aksesibilitas infrastruktur dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengenang Jasa Pahlawan, Polres Toraja Utara Gelar Ziarah Rombongan Sambut Hari Bhayangkara ke-80

26 Juni 2026 - 03:06 WIB

Penahbisan Gereja Beth-El Tabernakel Kristus Bangkit Rantebolu Jadi Momen Sukacita dan Syukur Bagi Jemaat

25 Juni 2026 - 13:08 WIB

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Trending di Headline