Menu

Mode Gelap
Siaga Hadapi Karhutla, Kapolres Toraja Utara Pimpin Apel Gelar Pasukan Intensiifkan Sinergi Lintas Sektor KONI Torut dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Lindungi Atlet di Toraja Utara SPPG Tambunan Tana Toraja Potong 1 Ekor Sapi Diolah untuk 2.746 Penerima MBG Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata! Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

News

Firmina Tallulembang: 8 Dekade Indonesia Merdeka, Akses Jalan di Simbuang Mappak Masih Terabaikan

badge-check


					Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Delapan dekade telah berlalu sejak proklamasi bersejarah yang dikumandangkan Bung Karno dan Bung Hatta, namun semangat kemerdekaan itu terus berkobar dalam dada setiap anak bangsa.

Salah satunya Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari partai Gerindra, Firmina Tallulembang merefleksikan kemerdekaan itu dengan harapan agar kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Menurut Firmina, kemerdekaan sejati bukan hanya tentang lepasnya belenggu penjajahan fisik. Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika setiap warga negara dapat merasakan keadilan, kemakmuran, dan kesempatan yang sama untuk berkembang seperti Kecamatan Simbuang dan Mappak yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

“Masyarakat yang tinggal di daerah Simbuang dan Mappak, Toraja bagian barat, masih belum menikmati akses jalan yang memadai. Kita Merdeka sudah 80 tahun, tapi jalan ke Simbuang-Mappak masih terabaikan. Ini salah satu daerah yang masih terisolir di Provinsi Sulsel yang selalu saya suarakan di DPRD, tapi sampai hari ini belum bisa masuk penganggaran tahun 2025,” ujar Firmina, Minggu (17/8/2025).

Politisi Gerindra tersebut menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel, pembangunan jalan tersebut belum bisa dianggarkan karena belum tersedia dokumen Detail Engineering Design (DED).

“Katanya harus buat DED dulu, baru bisa masuk anggaran fisik. Kalau infrastruktur dasar saja belum terpenuhi, bagaimana masyarakat bisa merasa merdeka?,” tegas Firmina.

Firmina mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan yang adil dan merata.
“Kemerdekaan itu harus menyentuh semua lapisan. Kita ingin pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah terpencil dan meningkatkan aksesibilitas infrastruktur dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siaga Hadapi Karhutla, Kapolres Toraja Utara Pimpin Apel Gelar Pasukan Intensiifkan Sinergi Lintas Sektor

12 Agustus 2026 - 10:32 WIB

KONI Torut dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Lindungi Atlet di Toraja Utara

12 Agustus 2026 - 09:12 WIB

SPPG Tambunan Tana Toraja Potong 1 Ekor Sapi Diolah untuk 2.746 Penerima MBG

11 Agustus 2026 - 04:04 WIB

Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata!

7 Agustus 2026 - 02:54 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan

6 Agustus 2026 - 10:39 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110

5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Trending di Headline