TORAJA UTARA, Vressnews – Polres Toraja Utara menerima kunjungan Tim Itwasda Polda Sulsel dalam rangka pelaksanaan Audit Kinerja Tahap I Tahun 2026 aspek perencanaan dan pengorganisasian yang digelar di Aula Mapolres Toraja Utara, Rabu (15/04/2026) pagi.
Kedatangan rombongan Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel dipimpin Kombes Pol. Zaenuddin Agus Binarto, selaku Ketua Tim, disambut oleh Wakapolres Toraja Utara Kompol Marthen Muni, SH, bersama Wakapolres Tana Toraja Kompol Andi Madenanri.
Dalam kegiatan audit kinerja yang juga diikuti oleh jajaran Polres Tana Toraja ini maksud dan tujuannya untuk melakukan pemeriksaan administrasi terkait aspek perencanaan dan pengorganisasian pada bidang Operasional, SDM, Sarpas/Logistik dan Anggaran Keuangan.
Wakapolres Toraja Utara Kompol Marthen Muni, mewakili Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Audit Kinerja dan menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung pelaksanaan audit.
“Saya mewakili Kapolres Toraja Utara mengucapkan selamat datang di Bumi Pongtiku kepada segenap rombongan Tim Itwasda Polda Sulsel” ujar Wakapolres.
Dirinya pun meminta bimbingan dan arahan dengan harapan agar kegiatan audit kinerja yang digelar dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan tugas di Polres Toraja Utara.
Sementara itu, Kombes Pol. Zaenuddin Agus Binarto, selaku Ketua Tim menyampaikan bahwa audit ini merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin untuk menjamin kelancaran dan kesesuaian operasional di jajaran Kepolisian.
“Kegiatan Audit Kinerja ini sebagai evaluasi untuk memastikan bahwa sistem pengawasan dan pelaksanaan tugas Kepolisian berjalan sesuai standar yang ditetapkan,” jelasnya.

Ia pun mendorong jajaran Polres Toraja Utara dan Polres Tana Toraja untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan berkonsultasi terkait kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas.
“Audit Kinerja Tahap I ini menjadi bagian penting dari sistem pengawasan internal Polri dalam menjaga akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi kinerja satuan kewilayahan,” tutupnya.

















