MAKASSAR, Vressnews – Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Makassar dukung keberlanjutan Yulius Selvanus Lumbaa sebagai Ketua Umum di Musyawarah Besar PMTI yang ke V.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua PMTI Kota Makassar, Amson Padolo saat dimintai tanggapan terkait pelaksanaan mubes yang akan digelar pada 26 April 2026 mendatang.
Amson Padolo mengungkapkan bahwa Mubes ke V PMTI merupakan momentum strategis bagi organisasi, dimana sejak dinakhodai oleh Bapak Yulius Selvanus Lumbaa organisasi ini menjadi wadah bersama yang visioner untuk meneguhkan jati diri serta pengabdian bagi kampung halaman tercinta.
“Dibawah kepemimpinan beliau, organisasi menjadi hidup, berbagai program kerja yang nyata, dirasakan langsung oleh masyarakat di Toraja dan Mamasa. Secara Umum Organisasi sudah berhasil mewujudkan misi dengan baik,” ungkap Amson kepada Redaksi, Jumat (17/4/2026).
Menurut Amson, mubes nanti adalah forum untuk menentukan program kerja dan kegiatan yang perlu lebih ditingkatkan lagi, sehingga PMTI menjadi rumah bersama dalam mempersatukan ide-ide untuk kemajuan Toraja.
“Pemberdayaan dan pengembangan potensi sumber daya manusia menjadi salah satu poin penting. Mencetak SDM yang siap menjadi manusia-manusia Toraja yang handal dan siap bersaing,” ujarnya.
Organisasi yang sudah berjalan dengan baik dan menjalankan visi dan misi, program kerja menjadi nilai positif untuk kepemimpinan selanjutnya.
“Sehingga harapan Kami, Bapak Yulius Selvanus Lumbaa kembali memimpin PMTI di periode yang akan datang,” singkat Ketua PMTI Kota Makassar itu.

Selaku Ketua PMTI Kota Makassar, Amson berharap di Musyawarah nantinya menyusun program yang nyata, konkret, terukur, dan berdampak khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi kerakyatan, pelestarian budaya Toraja, serta penguatan peran generasi muda.
“Harapan kita semua PMTI menjadi wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial kemasyarakatan baik yang ada di Toraja maupun di Mamasa,” harapnya.
Amson menambahkan Mubes ini diharapkan memperkuat sinergi antara PMTI dengan pemerintah, lembaga adat, tokoh agama, dan seluruh stakeholder. Kolaborasi yang harmonis akan menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Toraja.
“Selain itu mengedepankan semangat persatuan dan nilai-nilai luhur budaya Toraja serta meneguhkan kembali komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Toraja. Salam PMTI,” tutupnya.













