Menu

Mode Gelap
Oknum Anggota Dewan dan ASN Diduga Danai Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Mamuju, Polisi Sita 3 Excavator di Tiga Lokasi Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar “Police Goes to School” di SMPN 1 Rantepao Kontingen Taekwondo Tana Toraja Ukir Prestasi, Raih Juara Umum II di Turnament Celebes Championship 2026 Ini Isi Maklumat dan Desakan Forum Kerukunan Umat Beragama, Selamatkan Generasi Emas di Toraja Selamatkan Generasi Toraja, Frederik Kalalembang Imbau Forkopimda di Totor dan Torut gelar Rakor Sebulan Sekali Bersama FKUB Hadiri Doa bersama Sangtorayan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Terhadap Judi, Hoax, Seks Bebas dan Narkoba

News

Mengenal Octagon, Arena Tarung yang Digunakan pada Kejuaraan MMA Amatir di Tana Toraja

badge-check


					Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Setiap olahraga punya keunikannya masing-masing. Dalam UFC yang termasuk kategori MMA, terkenal dengan bentuk arena duel yang berbeda dengan olahraga tarung lainnya.

 

Berbagai pertarungan meramaikan dunia Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran. Yang paling tersohor adalah Ultimate Fighting Championship (UFC).

UFC sebenarnya promotor atau penyelenggara kompetisi MMA yang berbasis di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

UFC terkenal karena arena pertarungannya yang unik.

Nama ring UFC disebut Octagon yang berbentuk segi delapan yang dikelilingi pagar rantai logam berlapis vinil hitam.

Pagar tersebut didesain untuk mencegah petarung terjatuh dari Octagon seperti yang sering terjadi di ring tinju atau kickboxing yang hanya dikelilingi tali.

Octagon sudah digunakan sejak duel UFC pertama pada 1993 di McNichols Sports Arena, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Sesuai regulasi UFC, Octagon harus dilengkapi dengan dua pintu yang berada di sisi berlawanan. Masing-masing lebarnya 0,9 m dengan tinggi 1,5 m.

Untuk melindungi para petarung, UFC juga menambahkan bantalan busa di atas pagar.

Sementara, kanvas yang digunakan sebagai alas Octagon cuma boleh digunakan sekali dan langsung diganti setelah duel berakhir.

Diketahui pada 21 – 24 Agustus 2025 di Tana Toraja akan digelar Kejuaraan Beladiri Campuran (MMA) kelas Amatir yang diselenggarakan oleh IBCA MMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oknum Anggota Dewan dan ASN Diduga Danai Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Mamuju, Polisi Sita 3 Excavator di Tiga Lokasi

27 April 2026 - 09:14 WIB

Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar “Police Goes to School” di SMPN 1 Rantepao

27 April 2026 - 04:03 WIB

Kontingen Taekwondo Tana Toraja Ukir Prestasi, Raih Juara Umum II di Turnament Celebes Championship 2026

27 April 2026 - 03:48 WIB

Ini Isi Maklumat dan Desakan Forum Kerukunan Umat Beragama, Selamatkan Generasi Emas di Toraja

27 April 2026 - 02:28 WIB

Selamatkan Generasi Toraja, Frederik Kalalembang Imbau Forkopimda di Totor dan Torut gelar Rakor Sebulan Sekali Bersama FKUB

26 April 2026 - 02:43 WIB

Hadiri Doa bersama Sangtorayan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Terhadap Judi, Hoax, Seks Bebas dan Narkoba

26 April 2026 - 02:11 WIB

Sukses Digelar, Trail Run Passemba Toraya Bentuk Kepedulian 500 Peserta untuk Masa Depan Generasi Toraja

25 April 2026 - 09:55 WIB

Trending di Headline