Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

DPRD Halmahera Timur Soroti Pemadaman Listrik Tak Beraturan, PLN Diminta Beri Penjelasan Resmi

badge-check


					DPRD Halmahera Timur Soroti Pemadaman Listrik Tak Beraturan, PLN Diminta Beri Penjelasan Resmi Perbesar

HALTIM, Vressnews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menyoroti buruknya pelayanan listrik di Kota Maba dan wilayah sekitarnya. Hampir sebulan terakhir, masyarakat mengeluhkan pemadaman tidak teratur yang terjadi tanpa pola dan tanpa pemberitahuan.

Sekretaris Komisi III DPRD Haltim, Moh Kandung, menyebut pemadaman listrik yang terjadi berulang kali telah berdampak luas pada aktivitas masyarakat.

“Pemadaman listrik tidak teratur bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi sudah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik di tingkat kecamatan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, keluhan masyarakat terus berdatangan dalam beberapa minggu terakhir. Ia menilai PLN tidak profesional karena pemadaman dilakukan tanpa penjelasan dan tanpa alasan yang jelas.

“PLN tidak boleh membiarkan masyarakat hidup dalam ketidakpastian energi seperti ini,” tegasnya.

Komisi III meminta PLN memberikan penjelasan terbuka dan rinci terkait penyebab pemadaman, kondisi teknis di lapangan, serta langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang untuk menjamin kestabilan pasokan listrik di Kota Maba dan sekitarnya.

“Kami tidak akan tinggal diam bila layanan buruk ini terus berulang. Komisi III akan memanggil jajaran PLN untuk dimintai pertanggungjawaban melalui rapat dengar pendapat. DPRD juga akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan kesiapan jaringan PLN di wilayah Haltim,” kata Moh Kandung.

Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan layanan listrik yang layak dan stabil. Untuk itu DPRD berkewajiban mengawal pelayanan publik agar tidak dikelola secara semena-mena.

“PLN harus hadir memberikan kepastian, solusi nyata, dan perubahan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Komisi III DPRD Haltim memastikan akan terus melakukan pengawasan dan menempuh langkah yang diperlukan demi kepentingan masyarakat.

“Pelayanan listrik tidak boleh lagi menjadi sumber keluhan, tetapi harus menjadi bukti hadirnya negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Aples

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline