Menu

Mode Gelap
Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata! Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110 Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

Headline

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

badge-check


					Pdt. Musa Salusu, Ketua FKUB Toraja Utara (kanan). Foto: Istimewa Perbesar

Pdt. Musa Salusu, Ketua FKUB Toraja Utara (kanan). Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Toraja Utara menggelar pertemuan bersama para tokoh Agama dan para ketua-ketua kelembagaan keagamaan serta FKUB Kabupaten Tana Toraja yang di fasilitasi oleh Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja di ruang pertemuan Tongkonan Sangulele, Rantepao, Selasa (24/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut membahas pasca aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan komunitas pecinta tedong silaga (adu kerbau) di Kantor Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, beberapa waktu lalu.Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Toraja Utara, Pastor Paulus Tongli usai menggelar pertemuan mengatakan bahwa semua tokoh agama dan ketua-ketua lembaga keagamaan sepakat bersama-sama bergerak untuk menjaga Toraja tetap Toraja dan menjaga nilai-nilai luhur yang ada di Toraja ini seraya mengungkapkan keprihatinan dan ulaya bergerak bersama memerangi penyakit-penyakit sosial yang sangat terasa sudah sangat meresahkan di Toraja Utara dan Tana Toraja.

“Penyakit-penyakit sosial yang mencolok dan muncul akhir-akhir ini dan begitu banyak keprihatinan yang belum secara serius disikapi, seperti perjudian, narkoba dan seks bebas. Begitu banyak pemahaman-pemahaman yang keliru tentang budaya Toraja,” ucap Pastor Paulus Tongli.

Pastor Paulus Tongli menegaskan bahwa dalam pertemuan tersebut disepakati untuk bersama-sama bergerak menyelamatkan Toraja ini, secara khusus menjaga generasi muda.“Jadi dalam pertemuan tadi semua sepakat untuk terus memerangi persoalan-persoalan penyakit sosial yang ada selama ini, jangan sampai generasi muda terombang ambing dan bingung dengan adanya situasi yang penuh tanda tanya, dimana penyakit-penyakit sosial menjadi sangat dominan di tengah-tengah masyarakat kita,” tegasnya.

Diketahui masih akan ada pertemuan lanjutan antar dua kabupaten (Toraja Utara dan Tana Toraja) untuk membicarakan kesepakatan langkah bersama dan melibatkan tokoh tokoh adat serta kedua Pemerintah untuk menyikapi dan mengambil langkah konkrit dalam masalah-masalah sosial di Toraja.

Sementara itu Ketua FKUB Toraja Utara, Pdt Musa Salusu mengatakan bahwa apa yang menjadi pembicara dari pertemuan bersama tokoh agama tadi dan juga yang disampaikan oleh Sekretaris FKUB Toraja Utara, Pastor Paulus Tongli bahwa dengan tegas FKUB akan menyampaikan dan mendesak pemerintah dan aparat kepolisian untuk menegakkan undang-undang yang sesungguhnya, kalau undang-undang melarang perjudian dalam bentuk apapun.

“Sebenarnya yang bertanggungjawab membasmi perjudian dan narkoba itu adalah Pemerintah dan aparat hukum. Kami dari FKUB memberikan dukungan moral, dan mendesak pemerintah dan aparat kepolisian untuk melakukannya,” ujar Ketua FKUB Toraja Utara yang juga mantan Ketua BPS Gereja Toraja.Terpisah H. Bumbun Pakata mewakil tokoh muslim yang juga Wakil Ketua FKUB Toraja Utara mengatakan bahwa dengan adanya peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu menyangkut masalah budaya, kita harus mengambil sikap untuk menjaga generasi muda kedepan.

“Dengan kejadian seperti ini, seluruh tokoh tokoh agama harus membuat pernyataan sikap, apa yang menjadi keprihatinan kita bersama dengan adanya penyakit sosial seperti judi, narkoba dan prostitusi yang terjadi selama ini harus di berantas dan mencari solusi untuk Toraja yang lebih baik kedepan,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Pedeta Dani Saud, Ketua PGIP Kabupaten Toraja Utara bahwa pada pertemuan tadi bersama FKUB, tokoh agama dan dari dedominasi gereja sepakat untuk memerangi penyakit sosial yang terjadi selama ini di Toraja.

“Tidak ada satupun dari dedominasi gereja dan tokoh agama lainnya yang melegalkan penyakit sosial seperti perjudian dan narkoba. Semua sepakat mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan generasi muda Toraja, masa depan Toraja agar Toraja ini bisa menjadi kuat, sehingga para generasi muda Toraja dapat membangun Toraja dikemudian hari,” ujar pendeta Dani.

Pada pertemuan FKUB Toraja Utara, hadir Tokoh Toraja Prof. Jonathan L. Para’pak, Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt DR. Alfred Anggui, M.Th, Pdt. Musa Salusu, Pastor Paulus Tongli, H. Bumbun Pakata, Pendeta Dani Saud (Ketua PGIP Kabupaten Toraja Utara), Pdt Aser dan sejumlah pengurus dan Tokoh Agama lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata!

7 Agustus 2026 - 02:54 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan

6 Agustus 2026 - 10:39 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110

5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan

5 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

2 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Ruben Bonay Serukan Persatuan, Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas

2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Trending di News