Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

News

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

badge-check


					Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban Muhammad Refan Suris (10) yang tenggelam dan terbawah arus sungai Sadan di Enrekang. Foto: Istimewa Perbesar

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban Muhammad Refan Suris (10) yang tenggelam dan terbawah arus sungai Sadan di Enrekang. Foto: Istimewa

ENREKANG, Vressnews – Muhammad Refan Suris (10), seorang pelajar kelas 3 SD tenggelam dan terbawah arus di Sungai Sadan di Dusun Lembang, Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang pada Selasa (24/3/2026).

Kejadian berawal saat Refan bersama dua orang keluarganya (paman dan sepupunya) bermaksud mandi di sungai sadan yang agak dangkal, karena tidak puas Refan kemudian pindah ke bagian sungai yang dalam yang berakibat Refan tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan sungai.“Menurut keterangan saksi, korban saat itu mandi di sungai, yang berakibat korban tenggelam dan hanyut terbawah arus,” ucap Agus Salim, Komandan Pos Basarnas Parepare pada Kamis (26/3/2026).

Agus Salim mengatakan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas (Pos SAR Parepare), Polsek Enrekang, Koramil Enrekang, BPBD Enrekang, SAR Brimob Parepare, BAZNAS, Damkar, Tagana, SAR Pinrang, SAR Unhas, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian pada hari pertama dengan dengan melakukan penyelaman di lokasi kejadian, melakukan penyisiran sejauh 10 kilometer menggunakan perahu karet dan penyisiran dipinggiran sungai.“Hari pertama Tim 1 melakukan penyelaman dilokasi kejadian, Tim 2 melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 unit perahu karet sejauh 10 kilometer, dan Tim 3 melakukan penyisiran dipinggiran sungai, namun korban belum ditemukan,” kata Agus Salim.

Lanjut Agus, pencarian hari kedua saat ini kembali digelar dengan menerjunkan Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 Tim.

“Tim 1 dan Tim melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sejauh 17 kilometer ke jembatan gantung panette tersebut menggunakan 2 unit perahu karet. Tim 3 menggunakan perahu dolpin akan menyisir dari jembatan gantung panette sejauh 12 kilometer menuju jembatan malaka, dan Tim 4 Standby di posko dengan perahu katinting milik warga setempat. Semoga korban cepat ditemukan,” jelas Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline