Menu

Mode Gelap
6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

News

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

badge-check


					Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban Muhammad Refan Suris (10) yang tenggelam dan terbawah arus sungai Sadan di Enrekang. Foto: Istimewa Perbesar

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban Muhammad Refan Suris (10) yang tenggelam dan terbawah arus sungai Sadan di Enrekang. Foto: Istimewa

ENREKANG, Vressnews – Muhammad Refan Suris (10), seorang pelajar kelas 3 SD tenggelam dan terbawah arus di Sungai Sadan di Dusun Lembang, Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang pada Selasa (24/3/2026).

Kejadian berawal saat Refan bersama dua orang keluarganya (paman dan sepupunya) bermaksud mandi di sungai sadan yang agak dangkal, karena tidak puas Refan kemudian pindah ke bagian sungai yang dalam yang berakibat Refan tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan sungai.“Menurut keterangan saksi, korban saat itu mandi di sungai, yang berakibat korban tenggelam dan hanyut terbawah arus,” ucap Agus Salim, Komandan Pos Basarnas Parepare pada Kamis (26/3/2026).

Agus Salim mengatakan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas (Pos SAR Parepare), Polsek Enrekang, Koramil Enrekang, BPBD Enrekang, SAR Brimob Parepare, BAZNAS, Damkar, Tagana, SAR Pinrang, SAR Unhas, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian pada hari pertama dengan dengan melakukan penyelaman di lokasi kejadian, melakukan penyisiran sejauh 10 kilometer menggunakan perahu karet dan penyisiran dipinggiran sungai.“Hari pertama Tim 1 melakukan penyelaman dilokasi kejadian, Tim 2 melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 unit perahu karet sejauh 10 kilometer, dan Tim 3 melakukan penyisiran dipinggiran sungai, namun korban belum ditemukan,” kata Agus Salim.

Lanjut Agus, pencarian hari kedua saat ini kembali digelar dengan menerjunkan Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 Tim.

“Tim 1 dan Tim melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sejauh 17 kilometer ke jembatan gantung panette tersebut menggunakan 2 unit perahu karet. Tim 3 menggunakan perahu dolpin akan menyisir dari jembatan gantung panette sejauh 12 kilometer menuju jembatan malaka, dan Tim 4 Standby di posko dengan perahu katinting milik warga setempat. Semoga korban cepat ditemukan,” jelas Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi

10 Mei 2026 - 07:47 WIB

Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja

10 Mei 2026 - 07:08 WIB

Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

8 Mei 2026 - 14:56 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara

8 Mei 2026 - 08:32 WIB

Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya

8 Mei 2026 - 06:45 WIB

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Baruppu

7 Mei 2026 - 03:51 WIB

Trending di Headline