ENREKANG, Vressnews – Muhammad Refan Suris (10), seorang pelajar kelas 3 SD tenggelam dan terbawah arus di Sungai Sadan di Dusun Lembang, Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang pada Selasa (24/3/2026).
Kejadian berawal saat Refan bersama dua orang keluarganya (paman dan sepupunya) bermaksud mandi di sungai sadan yang agak dangkal, karena tidak puas Refan kemudian pindah ke bagian sungai yang dalam yang berakibat Refan tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan sungai.
“Menurut keterangan saksi, korban saat itu mandi di sungai, yang berakibat korban tenggelam dan hanyut terbawah arus,” ucap Agus Salim, Komandan Pos Basarnas Parepare pada Kamis (26/3/2026).
Agus Salim mengatakan Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas (Pos SAR Parepare), Polsek Enrekang, Koramil Enrekang, BPBD Enrekang, SAR Brimob Parepare, BAZNAS, Damkar, Tagana, SAR Pinrang, SAR Unhas, dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian pada hari pertama dengan dengan melakukan penyelaman di lokasi kejadian, melakukan penyisiran sejauh 10 kilometer menggunakan perahu karet dan penyisiran dipinggiran sungai.
“Hari pertama Tim 1 melakukan penyelaman dilokasi kejadian, Tim 2 melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 unit perahu karet sejauh 10 kilometer, dan Tim 3 melakukan penyisiran dipinggiran sungai, namun korban belum ditemukan,” kata Agus Salim.
Lanjut Agus, pencarian hari kedua saat ini kembali digelar dengan menerjunkan Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 Tim.
“Tim 1 dan Tim melakukan penyisiran dari lokasi kejadian sejauh 17 kilometer ke jembatan gantung panette tersebut menggunakan 2 unit perahu karet. Tim 3 menggunakan perahu dolpin akan menyisir dari jembatan gantung panette sejauh 12 kilometer menuju jembatan malaka, dan Tim 4 Standby di posko dengan perahu katinting milik warga setempat. Semoga korban cepat ditemukan,” jelas Agus














