
TORAJA UTARA, Vressnews – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno Tahun 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Toraja Utara melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Jumat Bersih di kawasan wisata religi Bukit Singki, Rantepao pada Jumat (5/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian GMNI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan daerah di tengah tuntutan kemandirian daerah dan efisiensi anggaran yang sedang dihadapi berbagai pemerintah daerah.
Ketua Panitia Bulan Bung Karno DPC GMNI Toraja Utara, Heru Patiung, mengatakan bahwa Bukit Singki merupakan salah satu ikon penting Kabupaten Toraja Utara yang memiliki nilai religius, sosial, budaya, dan ekonomi.
Menurutnya, keberadaan Bukit Singki tidak hanya menjadi destinasi wisata religi yang banyak dikunjungi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan daerah yang perlu dijaga dan dirawat bersama.
“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda dalam menjaga kebersihan dan kelestarian aset daerah agar tetap menarik bagi wisatawan,” kata Heru Patiung.
Heru menjelaskan bahwa potensi wisata yang dimiliki Bukit Singki sangat besar apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Dengan panorama alam yang indah serta nilai spiritual yang melekat kuat, kawasan ini memiliki peluang untuk menjadi salah satu destinasi unggulan di Toraja Utara.
“Pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan kawasan tersebut, baik dari sisi kebersihan, fasilitas pendukung, aksesibilitas, maupun promosi wisata. Semakin baik pengelolaan sebuah destinasi wisata, maka semakin besar pula peluang peningkatan kunjungan wisatawan yang pada akhirnya akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelasnya.
Di tengah kebijakan efisiensi dan dorongan agar daerah mampu lebih mandiri, sektor pariwisata harus menjadi salah satu fokus pembangunan. Toraja Utara memiliki kekayaan budaya, alam, dan wisata religi yang luar biasa.
“Bukit Singki adalah salah satu aset daerah yang harus terus dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Heru.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPC GMNI Toraja Utara Bidang Kaderisasi dan Ideologi, Ridwan Damianus, menilai bahwa kegiatan Bakti Sosial Jumat Bersih merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pancasila yang selama ini menjadi landasan perjuangan GMNI.
Menurutnya, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga dan membangun daerah.
Ridwan mengatakan bahwa merawat Bukit Singki bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat Toraja Utara.
“Generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan aset-aset strategis daerah tetap terpelihara dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan perlu terus diperkuat,” katanya.
Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Jika pengelolaan kawasan wisata seperti Bukit Singki terus ditingkatkan, baik dari segi kebersihan, fasilitas, pelayanan, maupun promosi, maka jumlah kunjungan wisatawan akan semakin meningkat.
“Ini tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM lokal,” tambah Ridwan.
Ia berharap pemerintah daerah, masyarakat, komunitas pemuda, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dapat membangun kolaborasi yang kuat untuk menjadikan Bukit Singki sebagai destinasi wisata religi unggulan yang semakin dikenal luas.
Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, Bukit Singki diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pembangunan daerah sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Toraja Utara.
Melalui kegiatan Bakti Sosial Jumat Bersih ini, DPC GMNI Toraja Utara ingin mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan aset-aset daerah.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan nilai-nilai Pancasila sekaligus bentuk nyata kecintaan terhadap Toraja Utara.
Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata sejak hari ini, diharapkan Bukit Singki akan tetap menjadi destinasi yang indah, nyaman, dan menarik bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.













