Menu

Mode Gelap
Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Bekuk JS Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Eva Stevany Rataba Bersama Kejari Tana Toraja Kawal Penyaluran PIP Aspirasi 2026 melalui Program Jaga Indonesia Pintar Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan PIP Aspirasi Tahap 1 untuk 9.245 Pelajar Tana Toraja Lantik 11 Camat di Toraja Utara, Bupati Frederik Victor Palimbong: Bekerja Sesuai Tupoksi, Kinerja Terukur dan Rawat Komunikasi yang Berkualitas Eva Rataba Serahkan Secara Simbolis PIP 2026 di Toraja Utara, Kepada 9.282 Siswa, Tegaskan Dana Langsung Masuk Rekening Lantik 6 PCPS GMKI di Sulawesi Utara, William Sabandar: Jejaring yang Kuat adalah Alat Pelayanan yang Hidup Bergerak Bagi Gereja, Masyarakat dan Bangsa

News

Sebanyak 2000 Tanda Tangan Dilayangkan ke Pemerintah, Bentuk Penolakan Proyek Geotermal di Bittuang Tana Toraja

badge-check


					Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal melayangkan Surat Penolakan Proyek Geotermal di Bittuang Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal melayangkan Surat Penolakan Proyek Geotermal di Bittuang Tana Toraja. Foto: Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal memasukan surat penolakan rencana pembangunan Industri Geothermal, ke Pemerintah daerah Kabupaten Tana Toraja dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta DPRD Kabupaten dan Provinsi.

Surat penolakan tersebut memuat 13 poin alasan penolakan, selain itu surat penolakan tersebut berisi kurang lebih 2000 tanda tangan penolakan warga Bittuang, foto-foto persawahan dan pemukiman serta situs budaya (Tongkonan dan Patane) yang terancam hilang ketika proyek serakah tersebut dipaksakan.“Surat penolakan ini merupakan agenda lanjutan penolakan warga terkait rencana pembangunan geothermal di Bittuang, surat penolakan tersebut juga menunjukkan bahwa warga Bittuang secara tegas menolak eksploitasi sumber daya alam yang akan menghilangkan ruang penghidupan mereka,” tegas Daniel Somba, Koordinator Aliansi pada Rabu (1/4/2026).

Surat penolakan dengan ribuan tanda tangan di dalamnya memperlihatkan proyek geothermal bukanlah pembangunan yang inginkan oleh warga Bittuang, melainkan kepentingan pemodal dan pengusaha.

Bagi warga, Bittuang adalah ruang hidup, ruang dimana adat dan budaya masyarakat adat di produksi, di dalamnya ada sejarah dan adat budaya yang tidak bisa dinilai dengan angka. Bittuang bukanlah ruang kosong yang bisa eksploitasi demi kepentingan perusahaan dan para korporasi rakus.Surat penolakan yang sudah kami masukkan di Pemerintahan Daerah dan Pemerintah Provinsi sebagai pengingat kami kepada pemerintah bahwa kami tidak akan membiarkan kampung halaman kami dirusak, kami tidak ingin sumber mata air kami hilang, kami tidak ingin tongkonan kami digusur.

Jika Pemerintah ingin melindungi rakyat nya, maka seharusnya Pemerintah harus meninggalkan pola pembangunan yang eksploitatif dapat merampas kehidupan dan memiskinkan rakyatnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Bekuk JS Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur

1 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Eva Stevany Rataba Bersama Kejari Tana Toraja Kawal Penyaluran PIP Aspirasi 2026 melalui Program Jaga Indonesia Pintar

1 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan PIP Aspirasi Tahap 1 untuk 9.245 Pelajar Tana Toraja

30 Juli 2026 - 05:01 WIB

Lantik 11 Camat di Toraja Utara, Bupati Frederik Victor Palimbong: Bekerja Sesuai Tupoksi, Kinerja Terukur dan Rawat Komunikasi yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 03:42 WIB

Eva Rataba Serahkan Secara Simbolis PIP 2026 di Toraja Utara, Kepada 9.282 Siswa, Tegaskan Dana Langsung Masuk Rekening

27 Juli 2026 - 14:15 WIB

Lantik 6 PCPS GMKI di Sulawesi Utara, William Sabandar: Jejaring yang Kuat adalah Alat Pelayanan yang Hidup Bergerak Bagi Gereja, Masyarakat dan Bangsa

26 Juli 2026 - 12:08 WIB

Hadiri Rambu Solo’ di Kete Kesu, John Palinggi Sampaikan Belasungkawa dan Ucapan Terimakasih Mewakili Keluarga

24 Juli 2026 - 06:09 WIB

Trending di Headline