Menu

Mode Gelap
PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

News

DPRD Halmahera Timur Soroti Pemadaman Listrik Tak Beraturan, PLN Diminta Beri Penjelasan Resmi

badge-check


					DPRD Halmahera Timur Soroti Pemadaman Listrik Tak Beraturan, PLN Diminta Beri Penjelasan Resmi Perbesar

HALTIM, Vressnews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menyoroti buruknya pelayanan listrik di Kota Maba dan wilayah sekitarnya. Hampir sebulan terakhir, masyarakat mengeluhkan pemadaman tidak teratur yang terjadi tanpa pola dan tanpa pemberitahuan.

Sekretaris Komisi III DPRD Haltim, Moh Kandung, menyebut pemadaman listrik yang terjadi berulang kali telah berdampak luas pada aktivitas masyarakat.

“Pemadaman listrik tidak teratur bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi sudah menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik di tingkat kecamatan,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, keluhan masyarakat terus berdatangan dalam beberapa minggu terakhir. Ia menilai PLN tidak profesional karena pemadaman dilakukan tanpa penjelasan dan tanpa alasan yang jelas.

“PLN tidak boleh membiarkan masyarakat hidup dalam ketidakpastian energi seperti ini,” tegasnya.

Komisi III meminta PLN memberikan penjelasan terbuka dan rinci terkait penyebab pemadaman, kondisi teknis di lapangan, serta langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang untuk menjamin kestabilan pasokan listrik di Kota Maba dan sekitarnya.

“Kami tidak akan tinggal diam bila layanan buruk ini terus berulang. Komisi III akan memanggil jajaran PLN untuk dimintai pertanggungjawaban melalui rapat dengar pendapat. DPRD juga akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan kesiapan jaringan PLN di wilayah Haltim,” kata Moh Kandung.

Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan layanan listrik yang layak dan stabil. Untuk itu DPRD berkewajiban mengawal pelayanan publik agar tidak dikelola secara semena-mena.

“PLN harus hadir memberikan kepastian, solusi nyata, dan perubahan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.

Komisi III DPRD Haltim memastikan akan terus melakukan pengawasan dan menempuh langkah yang diperlukan demi kepentingan masyarakat.

“Pelayanan listrik tidak boleh lagi menjadi sumber keluhan, tetapi harus menjadi bukti hadirnya negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Aples

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama

19 September 2026 - 04:23 WIB

Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG

15 September 2026 - 11:10 WIB

Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara

12 September 2026 - 10:35 WIB

Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

12 September 2026 - 10:17 WIB

Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

8 September 2026 - 09:33 WIB

Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

8 September 2026 - 00:51 WIB

Satresnarkoba Polres Toraja Utara Amankan Pria Asal Luwu Atas Kepemilikan 2 Sachet Sabu

8 September 2026 - 00:44 WIB

Trending di Headline