Menu

Mode Gelap
Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Bekuk JS Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Eva Stevany Rataba Bersama Kejari Tana Toraja Kawal Penyaluran PIP Aspirasi 2026 melalui Program Jaga Indonesia Pintar Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan PIP Aspirasi Tahap 1 untuk 9.245 Pelajar Tana Toraja Lantik 11 Camat di Toraja Utara, Bupati Frederik Victor Palimbong: Bekerja Sesuai Tupoksi, Kinerja Terukur dan Rawat Komunikasi yang Berkualitas Eva Rataba Serahkan Secara Simbolis PIP 2026 di Toraja Utara, Kepada 9.282 Siswa, Tegaskan Dana Langsung Masuk Rekening Lantik 6 PCPS GMKI di Sulawesi Utara, William Sabandar: Jejaring yang Kuat adalah Alat Pelayanan yang Hidup Bergerak Bagi Gereja, Masyarakat dan Bangsa

News

Tempuh Perjalanan Selama 10 Jam ke Poso, Psikolog Bonafide Bekali Pendeta dan Majelis Gereja jadi Pendamping Korban Kekerasan

badge-check


					Semiloka Pelatihan Dasar Pendampingan Korban Kekerasan diikuti oleh pendeta dan majelis dari Gereja Toraja serta Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) oleh Biro Psikologi Bonafide di Poso, pada 27 - 29 November 2025. Foto: Istimewa Perbesar

Semiloka Pelatihan Dasar Pendampingan Korban Kekerasan diikuti oleh pendeta dan majelis dari Gereja Toraja serta Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) oleh Biro Psikologi Bonafide di Poso, pada 27 - 29 November 2025. Foto: Istimewa

POSO, Vressnews – Perjalanan lebih dari 10 jam ditempuh oleh Iindarda S. Panggalo, Psikolog dari Biro Psikologi Bonafide, demi hadir dalam Semiloka Pelatihan Dasar Pendampingan Korban Kekerasan yang diselenggarakan oleh Komisi Perlindungan Anak dan Advokasi Gereja Toraja, bekerja sama dengan Klasis Sultengtim di Jemaat Rehobot Poso, pada 27–29 November 2025.

Kegiatan yang diikuti oleh pendeta dan majelis dari Gereja Toraja serta Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) ini bertujuan memperlengkapi pelayan gereja dengan keterampilan dasar untuk menjadi ruang aman bagi korban kekerasan seksual dan gender.

 

Pada hari pertama Jumat (28/11/2025), Iindarda menyampaikan materi utama bertajuk “Pendampingan Psikologis Awal bagi Korban Kekerasan”.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami Dukungan Psikososial Awal (DPA) sebagai pertolongan pertama psikologis yang bisa diberikan oleh siapa saja, termasuk pemimpin jemaat saat korban pertama kali membuka diri.

“Yang paling dibutuhkan korban bukan solusi instan, tapi seseorang yang percaya. kehadiran yang tenang, tidak menghakimi, dan penuh empati adalah fondasi terpenting dalam pemulihan awal,” ujar Iindarda.

Materi mencakup pemahaman tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual, respons trauma, bahaya victim-blaming, serta teknik praktis Dukungan Psikososial Awal.

 

Sesi dilanjutkan dengan roleplay simulasi pendampingan, di mana peserta mempraktikkan cara merespons korban seperti anak yang takut melapor karena ancaman pelaku.

Antusiasme tinggi terlihat saat para pendeta dan majelis berdiskusi tentang bagaimana menjaga keseimbangan antara iman, keadilan, dan ilmu psikologi.

Pada hari kedua, 29 November, pembelajaran diperdalam melalui simulasi lanjutan dan diskusi kelompok, sebelum kegiatan ditutup dengan ibadah penutupan. Peserta menyepakati bahwa gereja tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pelindung nyata bagi yang lemah.

“Gereja dipanggil bukan hanya untuk berkhotbah, tapi untuk menjadi pelindung yang nyata bagi yang lemah,” kata Pdt. Yusuf Paliling, Ketua 5 BPS Gereja Toraja.

Kehadiran Biro Psikologi Bonafide di Poso mencerminkan komitmen lembaga psikologi lokal untuk menjangkau wilayah-wilayah rentan, memperkuat kapasitas pelayan gereja, dan memastikan bahwa setiap korban di mana pun berada memiliki akses pada pendampingan yang berbasis ilmu dan kasih.

“Kehadiran yang utuh adalah bentuk terdalam dari proses pemulihan,” tutup Iindarda, mengajak seluruh peserta menjadi jembatan antara iman dan ilmu, antara doa dan tindakan nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Bekuk JS Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur

1 Agustus 2026 - 04:44 WIB

Eva Stevany Rataba Bersama Kejari Tana Toraja Kawal Penyaluran PIP Aspirasi 2026 melalui Program Jaga Indonesia Pintar

1 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Salurkan PIP Aspirasi Tahap 1 untuk 9.245 Pelajar Tana Toraja

30 Juli 2026 - 05:01 WIB

Lantik 11 Camat di Toraja Utara, Bupati Frederik Victor Palimbong: Bekerja Sesuai Tupoksi, Kinerja Terukur dan Rawat Komunikasi yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 03:42 WIB

Eva Rataba Serahkan Secara Simbolis PIP 2026 di Toraja Utara, Kepada 9.282 Siswa, Tegaskan Dana Langsung Masuk Rekening

27 Juli 2026 - 14:15 WIB

Lantik 6 PCPS GMKI di Sulawesi Utara, William Sabandar: Jejaring yang Kuat adalah Alat Pelayanan yang Hidup Bergerak Bagi Gereja, Masyarakat dan Bangsa

26 Juli 2026 - 12:08 WIB

Hadiri Rambu Solo’ di Kete Kesu, John Palinggi Sampaikan Belasungkawa dan Ucapan Terimakasih Mewakili Keluarga

24 Juli 2026 - 06:09 WIB

Trending di Headline