Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

News

Tipu Warga Malaysia Ratusan Juta, Polisi Tangkap 3 Penipu Online Asal Wajo

badge-check


					Suasana penangkapan ketiga penipu asal Wajo. Foto: Dok. istimewa Perbesar

Suasana penangkapan ketiga penipu asal Wajo. Foto: Dok. istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Polisi menangkap tiga pria pelaku penipuan online berinisial YH, TS, dan FN, asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku diketahui melakukan penipuan terhadap warga negara asing asal Malaysia.

‎”Benar, kami telah mengamankan tiga orang pelaku penipuan online asal Wajo. Mereka sudah sangat meresahkan masyarakat karena korbannya bukan hanya warga lokal, tapi juga sampai ke luar negeri, termasuk Malaysia,” ujar Katim Siber Polda Sulsel, AKP Andi Reza Pahlawan, kepada wartawan, Selasa (29/7/2025).

Ketiga pelaku ditangkap oleh Tim Siber Polda Sulsel, di Jalan Bhayangkara Lorong 4, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, pada hari Sabtu (25/7). Ketiganya kini telah dibawa dan diamankan ke Mapolda Sulsel.

‎Reza mengatakan, ketiga pelaku membuat akun sosial media Facebook dengan kedok tebakan nomor togel, termasuk warga asing asal Malaysia. Para pelaku membuat akun-akun media sosial untuk menyasar korban asal Malaysia dan mengarahkan mereka mentransfer uang ke sejumlah rekening atas nama fiktif.

‎“Pelaku membuat akun Facebook dengan mengaku dapat menebak nomor togel. Ia mengaku sebagai warga Malaysia dan menyasar warga Malaysia,” katanya.

‎Setelah korban tertarik, Reza mengungkapkan pelaku mengarahkan komunikasi melalui WhatsApp dan diminta mentransferkan uang ke rekeningnya. Uang itu diakui sebagai ritual untuk menebak nomor.

‎”Ketika ada calon korban tertarik, mereka diarahkan untuk menghubungi melalui WhatsApp. Di sana, korban diminta memilih jumlah angka yang ingin ditebak dan diwajibkan mentransfer sejumlah uang dengan dalih biaya ritual, seperti penyembelihan kambing atau bahan sesajen,” ungkapnya.

‎Akibat kejadian itu, Reza menyebut korban menderita kerugian sebesar Rp. 150 juta. “Kerugian mencapai Rp150 juta untuk sementara yang diterima laporannya,” sebutnya.

‎Selain modus nomor togel, pelaku juga teridentifikasi melakukan penipuan lewat akun TikTok dengan postingan giveaway palsu kepada warga Malaysia. Korban dijanjikan hadiah dan diminta mengirim screenshot, lalu diarahkan ke WhatsApp.

‎”Setelah itu, korban diminta mentransfer uang dengan alasan biaya pengesahan atau pajak. Usai transfer, pelaku kembali meminta uang tambahan dan jika korban curiga lalu menolak pelaku langsung memutus komunikasi,” terang Reza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline