Menu

Mode Gelap
Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

News

Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG

badge-check


					Mitra SPPG Batupapan Makale, Louice Cristiana Mangontan Ketua Yayasan Magnolia Champaca Virginia (Kanan). Foto: Istimewa Perbesar

Mitra SPPG Batupapan Makale, Louice Cristiana Mangontan Ketua Yayasan Magnolia Champaca Virginia (Kanan). Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Mitra SPPG Batupapan Makale, Louice Cristiana Mangontan Ketua Yayasan Magnolia Champaca Virginia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Tana Toraja, pemerintah daerah, pihak sekolah, serta para siswa yang terdampak dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (15/9/2026).

Permohonan maaf tersebut disampaikan Louice dalam konferensi pers yang digelar di Arion Cafe, Makale.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Tana Toraja, kepada Pemda, sekolah-sekolah. Terutama kepada siswa terdampak dan orang tua para siswa atas pernyataan serta kejadian itu,” kata Louice.

Ia menegaskan, peristiwa yang berdampak pada ratusan siswa tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan. Menurutnya, menu makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan berada di luar prediksi pihak SPPG Batupapan.

Louice menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk memperkuat pengawasan bersama dinas terkait. width=1220Louice Cristiana Mangontan Ketua Yayasan Magnolia Champaca Virginia saat mengunjungi siswa yang diduga keracunan MBG. Foto: Istimewa

“Kami tidak menyangka ini terjadi. Ini sebuah kecelakaan. Kami betul-betul telah menjalankan SOP. Kami menyeleksi karyawan yang terlibat, bahkan mereka sudah mengikuti pelatihan dan siap bekerja pada jam-jam yang tidak biasa,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh karyawan dapur MBG telah melalui proses seleksi dan pelatihan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang diarahkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain mengevaluasi pelaksanaan program, pihaknya terus memantau kondisi kesehatan para siswa yang terdampak. SPPG Batupapan juga berkoordinasi dengan BGN terkait biaya perawatan siswa selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, pernyataan Louice saat mengikuti rapat dengar pendapat di DPRD Tana Toraja menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Louice menjelaskan bahwa pernyataannya dalam RDP disampaikan dalam konteks penjelasan yang panjang.

“Potongan video yang beredar di media sosial tidak menampilkan keseluruhan penjelasan sehingga menimbulkan pemaknaan berbeda di tengah masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara

12 September 2026 - 10:35 WIB

Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

12 September 2026 - 10:17 WIB

Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

8 September 2026 - 09:33 WIB

Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

8 September 2026 - 00:51 WIB

Satresnarkoba Polres Toraja Utara Amankan Pria Asal Luwu Atas Kepemilikan 2 Sachet Sabu

8 September 2026 - 00:44 WIB

Eva Stevany Rataba Tegaskan Tak Pernah Mendaftar dan Menerima Bansos Termasuk PKH

5 September 2026 - 04:49 WIB

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2026, BPJS Ketenagakerjaan Toraja Gelar ‘Grebeg Pasar’ dan Tingkatkan Layanan Proaktif

4 September 2026 - 12:43 WIB

Trending di Headline