Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

SHCW Minta KPK Panggil dan Periksa PPK Proyek Jalan Wala Kaero – Pabakka di Tana Toraja

badge-check


					Proyek Jalan Wala Kaero - Pabakka, di Kecamatan Sangalla Selatan, Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Proyek Jalan Wala Kaero - Pabakka, di Kecamatan Sangalla Selatan, Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Wala Kaero – Pabakka di Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja, menjadi sorotan publik setelah adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan.

Proyek senilai Rp5,8 miliar ini hanya menghasilkan pekerjaan sepanjang 3 kilometer, menimbulkan pertanyaan tentang kualitas dan efektivitas penggunaan anggaran.

Ketua SHCW (Sultan Hasanuddin Corruption Watch), Ewaldo Aziz, menyatakan bahwa temuan BPK ini menjadi bukti awal adanya kerugian negara dalam pembangunan proyek tersebut.

Ewaldo meminta lembaga Rasuah anti korupsi dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan.

“Kami meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait, khususnya pejabat pembuat komitmen (PPK) yang menangani proyek tersebut,” kata Ewaldo Aziz, Rabu (6/8/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hasil pemeriksaan BPK menunjukkan bahwa realisasi proyek tersebut hanya mencapai Rp5,2 miliar.

Penelusuran di lapangan menemukan bahwa sejumlah item pekerjaan, seperti drainase dan bahu jalan, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

Bahkan proyek pengaspalan jalan yang baru dikerjakan pada Juni 2024 sudah mulai berlubang dan bergelombang.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat akan kualitas pekerjaan dan serapan anggaran yang tidak sesuai dengan fisik proyek.

Anggaran proyek tersebut bersumber dari DAK APBD 2024. Kontraktor yang mengerjakan proyek ini adalah CV. Ilham Jaya Anugrah, sedangkan konsultan pengawas adalah PT. Arcansia Dwitama Konsultan.

Menariknya, ruas jalan Wala Kaero – Pabakka ini juga telah dikerjakan pada tahun 2023 dengan pagu sebesar Rp600 juta dan HPS sebesar Rp596 juta dari Anggaran APBD 2023.

Masyarakat berharap agar pihak-pihak terkait dapat bertanggung jawab dan memberikan penjelasan yang memuaskan terkait proyek ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline