Menu

Mode Gelap
Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata! Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110 Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

News

Puang Mangasi Andi Lolo Tolak Mengkendek Dijadikan Lokasi Transmigrasi oleh Pemda Tana Toraja

badge-check


					Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa Perbesar

Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Puang Mangasi Andi Lolo tolak program transmigrasi di Mengkendek, yang akan dilakukan oleh Pemda Tana Toraja.

Hal ini secara tegas dikatakan oleh Puang Mangasi Andi Lolo, Parengnge’ Tongkonan Mangasi.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mau ada masalah dan kesenjangan adat, budaya, dan kehidupan sosial jika program tersebut dilaksanakan.

“Kebutuhan tanah dan lokasi warga sekarang ini makin sempit, jadi sekali lagi program itu dikaji untuk dibatalkan atau ditolak,” tegas Ferdy Mangasi Andi Lolo kepada Redaksi Vressnews Kamis (27/11/2025).

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja, Tupa Batara Randa mengungkapkan bahwa program transmigrasi nantinya diperuntukan untuk masyarakat lokal.

“Tana Toraja sebagian besar adalah tanah adat (ulayat) sehingga dalam Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) di Tana Toraja bukan diperuntukkan untuk masyarakat luar Tana Toraja tapi untuk masyarakat lokal Tana Toraja itu sendiri,” katanya.

Namun menanggapi hal tersebut Ferdy menjelaskan bahwa jika program transmigrasi yang dilakukan oleh Pemda Tana Toraja khusus bagi masyarakat lokal yang terdampak oleh bencana dirinya tidak permasalahkan.

“Boleh, tapi program itu untuk transmigrasi lokal karena relokasi dampak bencana, itu boleh. Untuk masyarakat yang kena bencana yang rumahnya hilang karena longsor dan bencana lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata!

7 Agustus 2026 - 02:54 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan

6 Agustus 2026 - 10:39 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110

5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan

5 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

2 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Ruben Bonay Serukan Persatuan, Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas

2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Trending di News