Menu

Mode Gelap
Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata! Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110 Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

News

Proyek Pembangunan 24 Tower Telekomunikasi di Tana Toraja Malfungsi bahkan Mati Tersebar di 8 Kecamatan

badge-check


					Suasana rapat pansus LKPJ Bupati Tana Toraja pada Rabu (22/4/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Suasana rapat pansus LKPJ Bupati Tana Toraja pada Rabu (22/4/2026). Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Sebanyak 24 Tower Telekomunikasi bantuan Pemerintah Pusat yang dibangun di Tana Toraja tidak berfungsi dengan baik dan tidak beroperasi.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Tana Toraja Berthy Mangontan dalam rapat pansus LKPJ Bupati Tana Toraja, pada Rabu (22/4/2026) kemarin.Hal ini disampaikan Berthy sebagai laporan pertanggungjawaban terhadap pengawasan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Tana Toraja.

Dalam laporannya Berthy Mangontan mengatakan ada 24 Tower Telekomunikasi yang jaringannya kurang bagus bahkan tidak berfungsi.

24 tower ini menggunakan operator seluler H3I (Indosat) yang dibangun sejak tahun 2022 dan tersebar di 8 Kecamatan di Tana Torajaa yakni Masanda, Bittuang, Bonggakaradeng, Gandangbatu Sillanan, Malimbong Balepe’, Rano, Mappak dan Simbuang.

Dalam laporannya, Kepala Diskominfo Tana Toraja itu menyampaikan telah melayangkan surat kepada Kementerian Komunikasi terkait masalah tersebut.

Sementara Pansus LKPJ merekomendasikan dan meminta Dinas terkait untuk melakukan upaya lain untuk pemanfaatan tower telekomunikasi tersebut dengan menggandeng operator seluler lain seperti Telkomsel mengingat sebagian besar masyarakat Tana Toraja adalah pengguna jaringan seluler Telkomsel.

24 tower yang tidak berfungsi baik ini merupakan bagian dari proyek pembangunan 32 tower telekomunikasi bantuan pusat di Tana Toraja pada tahun 2022 untuk menjawab persoalan jaringan telekomunikasi di sejumlah daerah blank spot (Daerah Tanpa Sinyal).

Namun fakta di lapangan tower telekomunikasi ini justru tidak berfungsi dengan baik bahkan ada yang sama sekali tidak dapat difungsikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata!

7 Agustus 2026 - 02:54 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan

6 Agustus 2026 - 10:39 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110

5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan

5 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

2 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Ruben Bonay Serukan Persatuan, Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas

2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Trending di News