Menu

Mode Gelap
Puluhan Personel Polres Tana Toraja Laksanakan Pengamanan Ibadah Peringatan Kenaikan Yesus Kristus Pertamina Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako melalui Program Pasar Murah di Makassar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah 392.910 Pasokan LPG 3 Kg Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus dan Long Weekend Kajati Sulsel Tekankan Integritas dan Jaga Kondusivitas Daerah saat Kunker di Tana Toraja Mahasiswa Asal Toraja Utara Ditemukan Tewas dengan Posisi Kepala Tertutup Bantal, Diduga Korban Pembunuhan! Polsek Rindingallo Bersama Bhayangkari Salurkan Bantuan Peduli Kasih kepada Korban Kebakaran di Baruppu

News

Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah

badge-check


					Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah Perbesar

HALTIM,Vressnews.Com- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim)Maluku Utara (Malut), bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan minyak tanah.

Bupati Haltim, Ubaid Yakub, bersama Kepala Dinas Perindagkop, melakukan pertemuan dengan Komite BBM di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026, untuk mengusulkan penambahan kuota minyak tanah agar stok di daerah tetap tersedia.

Bupati Ubaid menjelaskan bahwa keterbatasan stok minyak tanah telah menimbulkan keresahan di masyarakat, mengingat bahan bakar ini menjadi kebutuhan vital untuk aktivitas rumah tangga sehari-hari.

“Kehadiran kami di BPH Migas adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Kami mengusulkan penambahan kuota minyak tanah karena kuota yang ada saat ini sudah tidak lagi relevan dengan peningkatan konsumsi masyarakat. Kita ingin memastikan tidak ada antrean panjang atau kelangkaan BBM yang memberatkan rakyat,” tegas Ubaid Yakub.

Penambahan kuota ini dipandang sebagai solusi jangka pendek yang efektif untuk memutus rantai kelangkaan yang sering terjadi di tingkat pangkalan. Dengan terpenuhinya kuota, harga minyak tanah di pasar diharapkan tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.

Ubaid menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal distribusi tambahan kuota ini agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bupati berharap BPH Migas dapat segera memproses usulan tersebut, sehingga distribusi minyak tanah di Halmahera Timur kembali normal dalam waktu dekat.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, sekaligus menekan potensi gejolak sosial akibat kelangkaan BBM.(*).

Penulis : Ruslan Haurisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puluhan Personel Polres Tana Toraja Laksanakan Pengamanan Ibadah Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

14 Mei 2026 - 06:03 WIB

Pertamina Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako melalui Program Pasar Murah di Makassar

14 Mei 2026 - 05:24 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah 392.910 Pasokan LPG 3 Kg Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus dan Long Weekend

14 Mei 2026 - 04:49 WIB

Kajati Sulsel Tekankan Integritas dan Jaga Kondusivitas Daerah saat Kunker di Tana Toraja

14 Mei 2026 - 04:29 WIB

Mahasiswa Asal Toraja Utara Ditemukan Tewas dengan Posisi Kepala Tertutup Bantal, Diduga Korban Pembunuhan!

14 Mei 2026 - 02:34 WIB

Polsek Rindingallo Bersama Bhayangkari Salurkan Bantuan Peduli Kasih kepada Korban Kebakaran di Baruppu

14 Mei 2026 - 02:00 WIB

Pemerintah Toraja Utara Terima Sertifikat Aset Daerah dari Kantor Pertanahan, Bentuk Tertib Administrasi dan Kepastian Hukum

13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Trending di Headline