Menu

Mode Gelap
PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

News

Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah

badge-check


					Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah Perbesar

HALTIM,Vressnews.Com- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim)Maluku Utara (Malut), bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan minyak tanah.

Bupati Haltim, Ubaid Yakub, bersama Kepala Dinas Perindagkop, melakukan pertemuan dengan Komite BBM di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026, untuk mengusulkan penambahan kuota minyak tanah agar stok di daerah tetap tersedia.

Bupati Ubaid menjelaskan bahwa keterbatasan stok minyak tanah telah menimbulkan keresahan di masyarakat, mengingat bahan bakar ini menjadi kebutuhan vital untuk aktivitas rumah tangga sehari-hari.

“Kehadiran kami di BPH Migas adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Kami mengusulkan penambahan kuota minyak tanah karena kuota yang ada saat ini sudah tidak lagi relevan dengan peningkatan konsumsi masyarakat. Kita ingin memastikan tidak ada antrean panjang atau kelangkaan BBM yang memberatkan rakyat,” tegas Ubaid Yakub.

Penambahan kuota ini dipandang sebagai solusi jangka pendek yang efektif untuk memutus rantai kelangkaan yang sering terjadi di tingkat pangkalan. Dengan terpenuhinya kuota, harga minyak tanah di pasar diharapkan tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.

Ubaid menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal distribusi tambahan kuota ini agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bupati berharap BPH Migas dapat segera memproses usulan tersebut, sehingga distribusi minyak tanah di Halmahera Timur kembali normal dalam waktu dekat.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, sekaligus menekan potensi gejolak sosial akibat kelangkaan BBM.(*).

Penulis : Ruslan Haurisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama

19 September 2026 - 04:23 WIB

Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG

15 September 2026 - 11:10 WIB

Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara

12 September 2026 - 10:35 WIB

Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

12 September 2026 - 10:17 WIB

Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

8 September 2026 - 09:33 WIB

Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

8 September 2026 - 00:51 WIB

Satresnarkoba Polres Toraja Utara Amankan Pria Asal Luwu Atas Kepemilikan 2 Sachet Sabu

8 September 2026 - 00:44 WIB

Trending di Headline