Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

Headline

Kreatif! Warga Indramayu Bangun Jalan Penyeberangan Darurat di Kolong Jembatan Pantura saat Arus Mudik

badge-check


					Warga Indramayu, Jawa Barat, bangun Jalan Penyeberangan Darurat di Kolong Jembatan Pantura saat Arus Mudik 2025. Foto: Istimewa Perbesar

Warga Indramayu, Jawa Barat, bangun Jalan Penyeberangan Darurat di Kolong Jembatan Pantura saat Arus Mudik 2025. Foto: Istimewa

INDRAMAYU, Vressnews – Selama beberapa hari, warga di jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengalami kesulitan menyeberang jalan akibat padatnya arus mudik Lebaran 2025.

Kondisi ini diperparah dengan adanya rekayasa lalu lintas, termasuk contra flow, one way, pengaturan manual di persimpangan, dan penutupan seluruh putaran balik (U-Turn).

Dampak dari kondisi ini dirasakan oleh warga lokal dalam aktivitas sehari-hari mereka. Sebagai solusi, sejumlah warga berinisiatif membangun jalan darurat di bawah jembatan.

Jalan darurat ini berfungsi sebagai akses penyeberangan alternatif, memungkinkan warga untuk melintas dan berpindah jalur di Jalur Arteri.

Berdasarkan pantauan di jalur Pantura tepatnya di Jembatan Maja Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Minggu (30/3/2025), warga yang mengendarai sepeda motor memilih untuk menyeberang atau putar balik melalui jalan darurat di bawah jembatan tersebut.

Jalan darurat yang terbuat dari susunan kayu dan bambu ini memiliki ketinggian yang terbatas, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 meter. Kondisi ini memaksa pengendara untuk sedikit menundukkan kepala saat melintas, guna menghindari benturan dengan konstruksi jembatan dan pipa yang melintang di atas sungai.

Panji, seorang pengendara, mengungkapkan bahwa ia terpaksa menggunakan jalan darurat karena U-Turn resmi berjarak 3-5 kilometer, sementara U-Turn terdekat ditutup untuk mencegah kecelakaan saat arus mudik.

“Kami terpaksa menggunakan jalan darurat ini karena tempat putar arah yang diizinkan jaraknya sangat jauh, sekitar 3 hingga 5 kilometer. Sedangkan, U-Turn terdekat ditutup oleh petugas untuk mencegah kecelakaan lalu lintas saat arus mudik,” ungkap dia.

Sementara, Yana Suryana, warga setempat sekaligus penjaga jalan darurat, menjelaskan bahwa jalan tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap pengendara lokal yang kesulitan untuk putar arah.

“Kami membangun jalan darurat ini untuk mendukung arus mudik yang aman dan lancar, serta mengatasi kesulitan penyeberangan bagi warga lokal pengguna roda dua akibat penutupan putaran balik yang jauh,” jelas Yana.

Yana mengatakan, jalan darurat ini mulai dibangun sekitar H-10 Lebaran dan rencananya akan dioperasikan hingga H+7 Lebaran, atau hingga kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantura kembali normal.

“Kami tidak menetapkan tarif, tetapi menerima sumbangan seikhlasnya dari para pengguna jalan. Kadang ada yang memberi Rp1.000, Rp2.000, atau bahkan Rp5.000,” kata dia.

Keberadaan jalan darurat ini memberikan penghasilan bagi penjaga jalan, sekitar Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 per hari.

Setelah arus balik usai dan penutupan jalan Pantura dicabut, jalan yang terbuat dari susunan kayu ini akan dibongkar kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline