Menu

Mode Gelap
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir di Kota Kendari Kajati Sulsel Kunker di Toraja, Tegaskan Cabjari Harus Jadi Garda Terdepan dalam Memberikan Kepastian Hukum Kepada Masyarakat Si Jago Merah Mengamuk di Enrekang, 9 Unit Kios Milik Warga Ludes Terbakar Rapat Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2025, Bupati Toraja Utara Pastikan Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Baruppu Bupati Berikan Penghargaan kepada Diando Upa Salurante, Perempuan Pertama asal Toraja Utara yang Meraih Juara 1 Dievent Internasional Trail Run Rinjani 100

Headline

Hadiri Toraya Ma’kombongan, Firmina Tallulembang Dorong Perda Perlindungan Masyarakat Adat di Toraja

badge-check


					Firmina Tallulembang Anggota DPRD Sulsel salat menghadiri Toraya Ma'kombongan di Tana Toraja, pada Selasa (16/12/2025). Foto: Istimewa Perbesar

Firmina Tallulembang Anggota DPRD Sulsel salat menghadiri Toraya Ma'kombongan di Tana Toraja, pada Selasa (16/12/2025). Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Firmina Tallulembang Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menilai Toraya Ma’kombongan dapat melahirkan peraturan daerah (Perda) perlindungan masyarakat adat.Pemerintah kabupaten Tana Toraja, menggelar kegiatan Toraya Ma’kombongan atau musyawarah besar masyarakat adat Toraja, yang dipusatkan di Gedung Tammmuan Malik, Makale, 16 – 18 Desember 2025.

Sebanyak 32 perwakilan masyarakat adat di Toraja yang terdiri dari dua kabupaten yakni kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara mengikuti kegiatan tersebut.Pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Firmina Tallulembang dari fraksi Gerindra, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Toraya Ma’kombongan atau musyawarah besar masyarakat adat Toraja yang digelar sebagai ruang dialog dan penyatuan pandangan para pemangku adat.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam merawat nilai-nilai adat dan budaya Toraja, sekaligus memperkuat posisi masyarakat adat dalam sistem pemerintahan dan hukum,” ungkap Firmina.

Bagi Firmina forum tersebut adalah momentum penting untuk melestarikan adat dan budaya Toraja.

“Toraya Ma’kombongan adalah momentum penting bagi masyarakat adat untuk duduk bersama, bermusyawarah, dan melahirkan kesepakatan bersama yang bermartabat,” ujarnya.

Lebih lanjut, legislator DPRD Sulsel itu berharap, melalui musyawarah besar masyarakat adat ini dapat dihasilkan kesepakatan konkret yang menjadi dasar bagi pemerintah kabupaten bersama DPRD untuk mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Masyarakat Adat, khususnya yang mengatur dan melindungi nilai-nilai adat istiadat Toraja.

“Keberadaan Perda sangat penting untuk mencegah terulangnya peristiwa-peristiwa yang melukai rasa keadilan masyarakat adat, seperti eksekusi rumah adat yang belakangan ini terjadi di Toraja dengan menggunakan alat berat. Perda perlindungan masyarakat adat menjadi kebutuhan mendesak agar kejadian eksekusi rumah adat, apalagi menggunakan eskavator, tidak terulang kembali,” tegas Firmina.

Sebagai seorang legislator yang berdarah Toraja, ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas eksekusi rumah adat yang dilakukan dengan alat berat. Menurutnya, rumah adat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol identitas, sejarah, dan martabat masyarakat Toraja.

“Sebagai anak Toraja, saya sangat prihatin melihat rumah adat dieksekusi dengan alat berat. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap adat dan budaya leluhur,” kata Firmina.

Dirinya berharap ke depan, setiap proses penegakan hukum di wilayah adat dapat mengedepankan dialog, kearifan lokal, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya, sejalan dengan semangat Toraya Ma’kombongan sebagai wadah musyawarah dan pemersatu masyarakat adat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir di Kota Kendari

13 Mei 2026 - 08:14 WIB

Kajati Sulsel Kunker di Toraja, Tegaskan Cabjari Harus Jadi Garda Terdepan dalam Memberikan Kepastian Hukum Kepada Masyarakat

13 Mei 2026 - 05:11 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Enrekang, 9 Unit Kios Milik Warga Ludes Terbakar

13 Mei 2026 - 04:09 WIB

Rapat Paripurna LKPJ Tahun Anggaran 2025, Bupati Toraja Utara Pastikan Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD

13 Mei 2026 - 02:29 WIB

Eva Stevany Rataba Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Baruppu

12 Mei 2026 - 01:35 WIB

Bupati Berikan Penghargaan kepada Diando Upa Salurante, Perempuan Pertama asal Toraja Utara yang Meraih Juara 1 Dievent Internasional Trail Run Rinjani 100

12 Mei 2026 - 00:46 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Sosialisasi Juknis SPMB Jenjang SMP Tahun Pelajaran 2026-2027

11 Mei 2026 - 12:48 WIB

Trending di Headline