TORAJA UTARA, Vressnews – Anggota DPR RI, Irjen Pol (P) Frederik Kalalembang hadiri Doa Bersama Sangtorayaan yang digelar di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara pada Sabtu (25/4/2026).
Di Tana Toraja doa bersama tersebut dilaksanakan di depan Gedung DPRD, sementara di Toraja Utara dilapangan bakti Rantepao.
Doa Bersama Sangtorayan ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat, tokoh agama, serta pemuda.
Dalam kesempatannya Anggota DPR RI, irjen Pol (P) Frederik Kalalembang menyampaikan bahwa sangat berterimakasih kegiatan Doa Bersama ini dapat terlaksana dan dihadiri ribuan masyarakat Toraja.
“kehadiran kita semua hari ini adalah merupakan rasa cinta kita dan kepedulian kita untuk menjaga Daerah kita Toraja,”
Jendral dua bintang ini menyampaikan bahwa apa yang menjadi persoalan kampung kita, menjadi persoalan kita bersama, dan untuk itu saya mengajak untuk bersama-sama menjauhi dan memberantas penyakit masyarakat yang ada di daerah kita.
Penyakit masyarakat atau dikepolisian biasa dikatakan PEKAT, yang dimaksud penyakit masyarakat diantaranya Narkoba, Judi, Pergaualan bebas dan Hoax yang suka memberitakan berita-berita bohong.
Ia juga mengungkapkan bawa dengan banyaknya orang yang suka memberitakan berita-berita bohong.

“Kita tau sekarang ini sudah semakin ramai, ada yang ingin mencari panggung dengan memberitakan berita yang tidak benar, dan inilah tanggungjawab kita semua,” kata Frederik Kalalembang.
Frederik juga menyampaikan bahwa semua ini adalah kuncinya komunikasi dan untuk menghilangkan penyakit masyarakat ini harus kedepankan komunikasi dan ini harus disadari.
“kita mulai dari rumah kita sendiri mulai keluarga, orang tua dan anak-anak, karena yang kena penyakit masyarakat ini bukan hanya anak-anak, tapi orang dewasa bahkan sampai dengan orang tua. Seperti judi, orang katakan bahwa judi membuat orang kaya, itu tidak benar, judi membawa orang sengsara, banyak perceraian karena judi. Jadi kita mulai dari lingkungan keluarga dengan edukasi yang benar terhadapa generasi kita,” ungkapnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh segenap tokoh lintas agama, Forkopimda di Tana Toraja dan Toraja Utara, ormas, tokoh masyarakat.













