Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

Headline

Frederik Kalalembang Anggota DPR RI Komisi III Kecewa Eksekusi Tongkonan Ka’pun di Toraja Gunakan Excavator

badge-check


					Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang, Anggota Komisi III DPR RI. Foto: Istimewa Perbesar

Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang, Anggota Komisi III DPR RI. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang kecewa dengan eksekusi Tongkonan Ka’pun di Tana Toraja menggunakan excavator.Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan ke Polda Sulawesi Selatan, pada Jumat (12/12/2025), ia menyoroti proses eksekusi Tongkonan Ka’pun berusia 300 tahun di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggunakan alat berat berupa ekskavator.

“Ada kekecewaanlah. Saya melaksanakan kunjungan spesifik ke Kapolda dan pejabat utama Polda Sulawesi Selatan. Saya menanyakan bahwa saya kira bukan jalan akhir daripada mengeksekusi menggunakan ekskavator, masi banyak cara lain, dan masih banyak waktu,” kata Frederik kepada wartawan.
Menurut Frederik Kalalembang, tongkonan merupakan salah satu warisan leluhur orang Toraja yang semestinya perlu diberikan perlakuan khusus dan dilestarikan, dimana proses eksekusi tidak harus menggunakan ekskavator seperti bangunan lain.

“Tidak ada yang sangkal itu bahwa kepemilikan harus dikembalikan, karena ini sudah ingkra.Tetapi kan dengan cara yang baik,” tegas Frederik.

Dia juga mengaku heran sebab tongkonan berusia ratusan tahun itu bisa terseret sengketa lahan hingga diproses di pengadilan. Bahkan, prosesnya berjalan begitu panjang sejak 1988 hingga pada tahap peninjauan kembali (PK) dan dieksekusi tahun 2025.

“Persoalan kenapa bisa masuk kepada pengadilan? Kenapa bisa ada putusan sampai kepada PK dan sebagainya, bahkan sampai kepada eksekusi. Ini kan perlu kita pertanyakan,” jelasnya.
Frederik juga telah menyampaikan ke Kapolda Sulsel bahwa eksekusi Tongkonan di Toraja harus mencari cara yang elegan tidak dengan excavator.

“Saya tidak sependapat dengan eksekusi menggunakan ekskavator di Tongkonan itu. Melihat itu rasanya saya sakit. Tongkonan Dibangun sejak sudah 300 tahun silam bertahan dan dibongkar dengan sekejap dengan ekskavator dan sebagainya,” ucapnya.

Menindak lanjuti hal tersebut, Frederik Kalalembang akan segera mengumpulkan seluruh pihak terkait di Tana Toraja untuk membahas masalah ini.

“Dalam waktu dekat ini saya akan ke Toraja, mengumpulkan Kapolres, Ketua Pengadilan, kejaksaan, penegak hukum, dan Forkopimda. Kita cari jalan terbaik. Karena saya katakan tidak ada satupun jalan yang terbaik, hanya dengan komunikasi,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, eksekusi yang diwarnai kericuhan itu berlangsung di Tongkonan Ka’pun, Kecamatan Kurra, pada Jumat (5/12).

Dimana pada saat itu proses eksekusi diwarnai kericuhan, dan berbuntut panjang hingga aksi demo di depan pintu gerbang Polda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar pada Selasa (9/12/2025) yang juga berakhir ricuh hingga terjadi kejar-kejaran antara polisi dan massa aksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline