Menu ✖

Mode Gelap
Ini Pesan Danrem 141/Toddupuli Kolonel Robinson Tallupadang Kunjungi Kopdes Pa’paelean Hasil Uji Laboratorium Sampel di SPPG Palawa’ Sesean Negatif, Dugaan Keracunan MBG Tidak Terbukti Beri Rasa Nyaman Kepada Pengendara dan Anak Sekolah, Kapolres Toraja Utara Turun Langsung Atur Arus Lalulintas Pemkab Toraja Utara Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kapalapitu Kapolres Toraja Utara Gelar Minggu Kasih di Gereja Katolik Padang Panga’ Pemkab Toraja Utara Ikuti Jalan Santai Anti Mager Semarakkan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan

Headline

Hasil Uji Laboratorium Sampel di SPPG Palawa’ Sesean Negatif, Dugaan Keracunan MBG Tidak Terbukti

badge-check


					Konferensi pers terkait hasil uji laboratorium dugaan keracunan MBG di Toraja Utara. Foto: Istimewa Perbesar

Konferensi pers terkait hasil uji laboratorium dugaan keracunan MBG di Toraja Utara. Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar konferensi pers terkait hasil uji laboratorium sampel makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (19/10/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Panga’.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan secara terbuka kepada masyarakat sekaligus memberikan kejelasan hasil pengujian laboratorium yang dialami sejumlah siswa dan tenaga pendidik di SMA Negeri 3 Toraja Utara, Kecamatan Sesean, pada 8 Oktober 2026 kemarin. width=1414Hasil pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar dibuka secara terbuka setelah amplop hasil laboratorium diperlihatkan masih tersegel.

Sekretaris Daerah dalam keterangannya menegaskan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium perlu disampaikan kepada publik agar menjadi sumber informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Hasil laboratorium dari uji sampel adalah Negatif, ini merupakan hasil pemeriksaan laboratorium yang harus kita sampaikan kepada seluruh masyarakat,” ungkapnya. width=1080Ia juga mengharapkan media memberitakan hasil pemeriksaan sesuai penjelasan teknis yang disampaikan oleh pihak berkompeten.

Kepala Dinas Kesehatan Remen Taulabi menjelaskan bahwa sampel yang dikirim ke laboratorium meliputi makanan berupa ayam woku, sayur pare dan kacang panjang, nasi putih, tahu, buah melon, serta air bersih yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.

Pemeriksaan mencakup parameter mikrobiologi, bahan berbahaya seperti formalin dan boraks, serta residu pestisida tertentu.

Berdasarkan hasil yang dibacakan, sejumlah parameter menunjukkan hasil negatif atau tidak memperlihatkan adanya bakteri yang menyebabkan keracunan, sedangkan hasil pemeriksaan E. coli pada sampel air menunjukkan angka nol. width=1080Penjelasan teknis dari tim kesehatan turut mempertegas bahwa Berdasarkan pemaparan hasil laboratorium dan acuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, seluruh sampel makanan dan air yang diperiksa dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dikonsumsi berdasarkan parameter yang diuji.

Hasil pemeriksaan antara lain menunjukkan Salmonella negatif, formalin dan boraks pada sampel tahu negatif, serta parameter residu pestisida yang diperiksa berada di bawah batas pengujian yang dilaporkan.

Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi menyampaikan keprihatinan dan empati kepada para siswa, guru, serta staf yang terdampak.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menindaklanjuti kejadian tersebut, mulai dari tenaga kesehatan, aparat terkait, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam pemeriksaan sampel.

“Kami berharap hasil ini menjadi landasan informasi dan edukasi bagi kita semua, sekaligus menjadi bahan untuk mengambil langkah yang tepat ke depan. Upaya pencegahan harus terus diperkuat agar program MBG dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap hasil pemeriksaan ini dapat menjadi informasi yang jelas bagi masyarakat sekaligus mendorong evaluasi dan penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG, mulai dari pemilihan bahan pangan, pengolahan, kebersihan, hingga penyajian makanan.

Perwakilan Korwil BGN juga diharapkan menindaklanjuti hasil tersebut melalui koordinasi dengan pihak terkait guna menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Pemerintah menegaskan pentingnya penanganan setiap laporan secara serius agar kualitas dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat tetap menjadi prioritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ini Pesan Danrem 141/Toddupuli Kolonel Robinson Tallupadang Kunjungi Kopdes Pa’paelean

20 Oktober 2026 - 04:20 WIB

Beri Rasa Nyaman Kepada Pengendara dan Anak Sekolah, Kapolres Toraja Utara Turun Langsung Atur Arus Lalulintas

20 Oktober 2026 - 01:17 WIB

Pemkab Toraja Utara Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kapalapitu

20 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Kapolres Toraja Utara Gelar Minggu Kasih di Gereja Katolik Padang Panga’

19 Oktober 2026 - 01:25 WIB

Pemkab Toraja Utara Ikuti Jalan Santai Anti Mager Semarakkan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan

19 Oktober 2026 - 00:46 WIB

HUT ke 80 Paroki Santa Theresia, Bupati Apresiasi Kontribusi Umat Katolik di Toraja Utara

19 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini, Bupati Buka Toraja Utara Student Climbing Championship 2026

17 Oktober 2026 - 04:12 WIB

Trending di Headline