Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

News

Bupati Toraja Utara Canangkan Jalur Via Dolorosa di Buntu Singki’ : Magnet Baru Menikmati Alam dan Keheningan Rohani

badge-check


					Objek Wisata Religi Buntu Singki'. Foto: Istimewa Perbesar

Objek Wisata Religi Buntu Singki'. Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Objek Wisata Religi Buntu Singki’ di Toraja Utara rencananya akan dikembangkan dengan penambahan dan pembangunan Jalur Via Dolorosa.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong usai melaksanakan kegiatan Kurve bersama jajaran di Buntu Singki’ pada Jumat (17/4/2026).Menurutnya, Objek Wisata Buntu Singki’ yang menyajikan alam yang indah dengan suasana perkotaan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Saat memimpin langsung Kurve bersama jajaran, saya melihat langsung Buntu Singki’ sangat indah dikelilingi panorama alam perbukitan, sejauh mata memandang suasan kota yang memanjakan mata,” ungkap Frederik Victor Palimbong kepada Redaksi (17/4/2026).

Bupati Toraja Utara akan merencanakan pengembangan dan pembangunan Jalur Via Dolorosa di Objek Wisata Religi Buntu Singki.

“Kita sudah punya master plan pengembangan untuk Buntu Singki. Kedepan kita rencana akan membuat Jalur Via Dolorosa,” ujar Frederik Victor Palimbong.

Bagi Dedy Palimbong memilih pengembangan Buntu Singki’ dengan penambahan dan pembangunan Jalur Via Dolorosa bukan tanpa alasan, namun melihat dari lokasi perbukitan dan panorama alam di Buntu Singki’.

“Via Dolorosa adalah Jalan Salib. Jalan yang menanjak dan berat di perbukitan menggambarkan kesengsaraan dan penderitaan fisik Yesus Kristus yang luar biasa saat memikul salib untuk menebus dosa kita. Jadi para wisatawan dan pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan keindahan alam tapi dapat menikmati keheningan rohani di Buntu Singki’,” jelasnya.

Dedy mengatakan dirinya telah meminta pihak terkait untuk melakukan survey rencana pengembangan dan pembangunan Jalur Via Dolorosa tersebut.

“Saya sudah meminta pihak terkait agar dilakukan survey kemungkinan pengembangan tersebut. Setelah itu kita akan mencari sumber untuk membiayai rencana itu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline