Menu

Mode Gelap
6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

News

Fenomena Madden-Julian Oscillation Menuju Fase 4, BMKG Toraja Imbau Warga Tetap Waspada

badge-check


					Prediksi Curah Hujan. Foto: BMKG Toraja Perbesar

Prediksi Curah Hujan. Foto: BMKG Toraja

TORAJA, Vressnews – BMKG Toraja imbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan curah hujan di Toraja dan sekitarnya.

Hal ini diungkapkan oleh Forecaster BMKG Toraja, Saefudin mengatakan bahwa sepekan kedepan masyarakat tetap waspada mengingat fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) menuju ke fase 4 (Perariran Indonesia) yang mungkin akan berdampak terhadap peningkatan curah hujan di Toraja.“Cuaca umum wilayah Toraja sampai saat ini diperkirakan berawan – hujan ringan. Namun kita tetap menghimbau masyarakat untuk selalu waspada,” imbaunya.

Dimana diketahui fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

“Aktivitas MJO diperkirakan berada fase 3 (Indian Ocean) dan fase 4 (Maritime Continent), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” ungkap Saefudin.

Saefudin menjelaskan bahwa kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin serta Gelombang dengan frekuensi rendah (Low Frequency) diprakirakan aktif disejumlah wilayah di Indonesia.

“Seperi di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Kalimantan, Laut Sulawesi, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian besar Papua, yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi

10 Mei 2026 - 07:47 WIB

Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja

10 Mei 2026 - 07:08 WIB

Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

8 Mei 2026 - 14:56 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara

8 Mei 2026 - 08:32 WIB

Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya

8 Mei 2026 - 06:45 WIB

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Baruppu

7 Mei 2026 - 03:51 WIB

Trending di Headline