Menu ✖

Mode Gelap
Jelang HKGB Ke 74, Polres Toraja Utara Bersama Bhayangkari Gelar Aksi Sosial Kepada Penyandang Disabilitas di Yayasan RBM PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

News

Fenomena Madden-Julian Oscillation Menuju Fase 4, BMKG Toraja Imbau Warga Tetap Waspada

badge-check


					Prediksi Curah Hujan. Foto: BMKG Toraja Perbesar

Prediksi Curah Hujan. Foto: BMKG Toraja

TORAJA, Vressnews – BMKG Toraja imbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan curah hujan di Toraja dan sekitarnya.

Hal ini diungkapkan oleh Forecaster BMKG Toraja, Saefudin mengatakan bahwa sepekan kedepan masyarakat tetap waspada mengingat fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) menuju ke fase 4 (Perariran Indonesia) yang mungkin akan berdampak terhadap peningkatan curah hujan di Toraja.“Cuaca umum wilayah Toraja sampai saat ini diperkirakan berawan – hujan ringan. Namun kita tetap menghimbau masyarakat untuk selalu waspada,” imbaunya.

Dimana diketahui fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

“Aktivitas MJO diperkirakan berada fase 3 (Indian Ocean) dan fase 4 (Maritime Continent), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” ungkap Saefudin.

Saefudin menjelaskan bahwa kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin serta Gelombang dengan frekuensi rendah (Low Frequency) diprakirakan aktif disejumlah wilayah di Indonesia.

“Seperi di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Kalimantan, Laut Sulawesi, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian besar Papua, yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang HKGB Ke 74, Polres Toraja Utara Bersama Bhayangkari Gelar Aksi Sosial Kepada Penyandang Disabilitas di Yayasan RBM

25 September 2026 - 11:40 WIB

PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama

19 September 2026 - 04:23 WIB

Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG

15 September 2026 - 11:10 WIB

Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara

12 September 2026 - 10:35 WIB

Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

12 September 2026 - 10:17 WIB

Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

8 September 2026 - 09:33 WIB

Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

8 September 2026 - 00:51 WIB

Trending di Headline