PALOPO, Vressnews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Luwu Raya mendukung pemekaran provinsi baru dan wacana penggabungan Toraja Utara dan Tana Toraja menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.
Hal itu disampaikan langsung Ketua DPRD Palopo, usai menggelar rapat pembentukan DOB Provinsi Luwu Raya yang dihadiri anggota DPRD se-Luwu Raya (Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Palopo), dikantor DPRD Palopo, Kamis (5/2/2026) kemarin.

“Kita menghasilkan beberapa kesepakatan pada rapat, dimana masing-masing kabupaten/kota akan berkoordinasi dengan tim pemekaran di pusat,” ujar Ketua DPRD Palopo, Darwis.
Darwis mengatakan bahwa DPRD se-Luwu Raya terbuka terhadap berbagai opsi yang dapat menjadi rujukan dalam pembentukan Provinsi Luwu Raya, termasuk wacana penggabungan Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
“Pimpinan DPRD se-Luwu Raya welcome saja selama itu bisa menjadi rujukan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Penggabungan Toraja dan Toraja Utara ini merupakan salah satu opsi yang akan kita dorong ke tim pemekaran,” ungkapnya.
Menurut Darwis, Luwu Raya telah siap baik dari sisi pendanaan maupun sumber daya manusia. Untuk calon ibu kota provinsi belum dilakukan.
“Belum ada pembahasan terkait ibu kota provinsi. Setelah semua rampung, baru kita akan dibahas,” ucapnya.










