Menu

Mode Gelap
Polres Toraja Utara Gelar Aksi Kerja Bakti, Wujudkan Indonesia Bersih Belo Tarran: Luwu Anak Tiri, Toraja Tak Dianggap, Solusi Daerah Otonomi Baru DPRD se-Luwu Setuju Tana Toraja dan Toraja Utara Gabung dengan Provinsi Luwu Raya Uskup Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa Tahbiskan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah DPC GMNI Toraja Utara Nilai Wacana Bergabungnya Toraja ke DOB Provinsi Luwu Raya Rasional Secara Administratif dan Pelayanan Publik

News

Uskup Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa Tahbiskan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon

badge-check


					Pentahbisan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon yang digelar oleh Keuskupan Agung Makassar di Rantepao, Toraja Utara, pada Kamis (5/2/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Pentahbisan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon yang digelar oleh Keuskupan Agung Makassar di Rantepao, Toraja Utara, pada Kamis (5/2/2026). Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar (KAMS), Mgr. Fransiskus Nipa menahbiskan tiga imam baru di lingkup Keuskupan Agung Makassar, pada Kamis 5 Februari 2026.

Selain imam baru, ikut ditahbiskan pula seorang Frater dari Komunitas CICM, menjadi Diakon.

Misa agung tahbisan tiga imam baru dan satu daikon ini berlangsung khidmat dan meriah di Paroki Santa Theresia Rantepao, tepatnya di Lapangan Bakti Rantepao.

Misa agung ini dipimpin langsung Uskup Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa didampingi Uskup Agung Makassar Emiritus, Mgr. John Liku-Ada, serta ratusan imam se-Keuskupan Agung Makassar.

Ketiga Diakon yang ditahbiskan menjadi Imam (Pastor) itu, masing-masing Florian Indra Kusuma Irawan yang berasal dari Bera, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Kemudian, Marselinus Dhewandari yang berasal dari Labasa, Sulawesi Tenggara, serta Charles Tomana dari Makale, Tana Toraja.

Sedangkan satu Frater yang ditahbiskan menjadi Diakon, yakni Mark Joseph, CICM, yang berasal dari Filipina.

Misa agung tahbisan Diakonat dan Imamat ini dihadiri ribuan umat Katolik dari berbagai Paroki yang ada di Tana Toraja maupun Toraja Utara. Juga dari luar Toraja.

Usai ditahbiskan, para imam baru ini ditempatkan pada sejumlah Paroki di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Pastor Charles Tomana ditempatkan di Paroki Santo Giovanni Bosko, Suppiran Kabupaten Pinrang. Pastor Florian Indra Kusuma Irawan diutus ke Paroki Santo Yusuf Pekerja, Baras, Pasang Kayu, Sulawesi Barat. Kemudian, Pastor Marselinus Dhewandari ditempatkan di Paroki Santo Paulus Rantetayo, Tana Toraja.

Dalam khotbahnya, Uskup Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa mengatakan dengan ditahbiskannya seorang diakon menjadi imam, dia secara mengemban tiga tugas utama. Yakni pertama, menjadi rekan kerja serta membantu Uskup menggembalakan umat.

Kedua, memaklumkan Injil dan mengajarkan iman Katolik dengan cara yang pantas dan bijaksana. Ketiga, melaksanakan Ekaristi dan sakramen lainnya, serta menyatukan diri dengan Kristus Imam Agung.

“Makin hari, makin erat mempersatukan diri dengan Kristus Imam Agung. Dia yang mempersembahkan diri-Nya untuk kita umat manusia kepada Bapa sebagai kurban yang murni. Dan bersama dia mempersembahkan dirimu kepada Allah demi keselamatan umat manusia,” pesan Uskup Fransiskus.

Lebih lanjut, Uskup Fransiskus mengingatkan pesan Yesus kepada para rasul ketika mereka diutus.

“Ketika Yesus mengutus 70 murid, mereka dilarang membawa pundi-pundi, makan, kasut, dan seterusnya. Pesannya adalah dalam rangka mengemban tugas perutusan, tugas misi, maka jangan tergoda untuk berpaling kepada diri sendiri, menjadikan diri sendiri sebagai pusat, yang kamu bawa hanya satu, yaitu salib Tuhan,” tuturnya.

Acara tahbisan diakonat dan imamat ini juga dihadiri Sektretaris Dirjen Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, anggota DPR RI, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeq, FKUB, Forkopimda Toraja Utara dan Tana Toraja, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Toraja Utara Gelar Aksi Kerja Bakti, Wujudkan Indonesia Bersih

6 Februari 2026 - 10:54 WIB

Belo Tarran: Luwu Anak Tiri, Toraja Tak Dianggap, Solusi Daerah Otonomi Baru

6 Februari 2026 - 06:39 WIB

DPRD se-Luwu Setuju Tana Toraja dan Toraja Utara Gabung dengan Provinsi Luwu Raya

6 Februari 2026 - 06:28 WIB

Pemda Halmahera Timur Bergerak Cepat Tanggapi Keluhan Masyarakat Terkait Kelangkaan Minyak Tanah

6 Februari 2026 - 03:04 WIB

DPC GMNI Toraja Utara Nilai Wacana Bergabungnya Toraja ke DOB Provinsi Luwu Raya Rasional Secara Administratif dan Pelayanan Publik

5 Februari 2026 - 06:34 WIB

Trending di Headline