Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

Puang Mangasi Andi Lolo Tolak Mengkendek Dijadikan Lokasi Transmigrasi oleh Pemda Tana Toraja

badge-check


					Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa Perbesar

Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Puang Mangasi Andi Lolo tolak program transmigrasi di Mengkendek, yang akan dilakukan oleh Pemda Tana Toraja.

Hal ini secara tegas dikatakan oleh Puang Mangasi Andi Lolo, Parengnge’ Tongkonan Mangasi.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mau ada masalah dan kesenjangan adat, budaya, dan kehidupan sosial jika program tersebut dilaksanakan.

“Kebutuhan tanah dan lokasi warga sekarang ini makin sempit, jadi sekali lagi program itu dikaji untuk dibatalkan atau ditolak,” tegas Ferdy Mangasi Andi Lolo kepada Redaksi Vressnews Kamis (27/11/2025).

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja, Tupa Batara Randa mengungkapkan bahwa program transmigrasi nantinya diperuntukan untuk masyarakat lokal.

“Tana Toraja sebagian besar adalah tanah adat (ulayat) sehingga dalam Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) di Tana Toraja bukan diperuntukkan untuk masyarakat luar Tana Toraja tapi untuk masyarakat lokal Tana Toraja itu sendiri,” katanya.

Namun menanggapi hal tersebut Ferdy menjelaskan bahwa jika program transmigrasi yang dilakukan oleh Pemda Tana Toraja khusus bagi masyarakat lokal yang terdampak oleh bencana dirinya tidak permasalahkan.

“Boleh, tapi program itu untuk transmigrasi lokal karena relokasi dampak bencana, itu boleh. Untuk masyarakat yang kena bencana yang rumahnya hilang karena longsor dan bencana lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline