Menu

Mode Gelap
6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

News

Puang Mangasi Andi Lolo Tolak Mengkendek Dijadikan Lokasi Transmigrasi oleh Pemda Tana Toraja

badge-check


					Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa Perbesar

Puang Ferdy Mangasi Andi Lolo, Parengnge' Tongkonan Mangasi Mengkendek. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Puang Mangasi Andi Lolo tolak program transmigrasi di Mengkendek, yang akan dilakukan oleh Pemda Tana Toraja.

Hal ini secara tegas dikatakan oleh Puang Mangasi Andi Lolo, Parengnge’ Tongkonan Mangasi.

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak mau ada masalah dan kesenjangan adat, budaya, dan kehidupan sosial jika program tersebut dilaksanakan.

“Kebutuhan tanah dan lokasi warga sekarang ini makin sempit, jadi sekali lagi program itu dikaji untuk dibatalkan atau ditolak,” tegas Ferdy Mangasi Andi Lolo kepada Redaksi Vressnews Kamis (27/11/2025).

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja, Tupa Batara Randa mengungkapkan bahwa program transmigrasi nantinya diperuntukan untuk masyarakat lokal.

“Tana Toraja sebagian besar adalah tanah adat (ulayat) sehingga dalam Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT) di Tana Toraja bukan diperuntukkan untuk masyarakat luar Tana Toraja tapi untuk masyarakat lokal Tana Toraja itu sendiri,” katanya.

Namun menanggapi hal tersebut Ferdy menjelaskan bahwa jika program transmigrasi yang dilakukan oleh Pemda Tana Toraja khusus bagi masyarakat lokal yang terdampak oleh bencana dirinya tidak permasalahkan.

“Boleh, tapi program itu untuk transmigrasi lokal karena relokasi dampak bencana, itu boleh. Untuk masyarakat yang kena bencana yang rumahnya hilang karena longsor dan bencana lainnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 Pria Terduga Pelaku Judi di Lokasi Adu Kerbau Tondon Langi’ Diamankan Polisi

10 Mei 2026 - 07:47 WIB

Bantu Masyarakat Dapatkan Jaminan Perlindungan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pembinaan Agen Perisai di Toraja

10 Mei 2026 - 07:08 WIB

Kapolri Mutasi Wakapolda Sulsel, Putra Asal Enrekang Ini Dipercaya Jabat Kapolda Sulawesi Tengah

8 Mei 2026 - 14:56 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Bagikan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Toraja Utara

8 Mei 2026 - 08:32 WIB

Dilelang Kerbau Seribu Harapan Untuk Pembangunan Gedung Olahraga Passemba Toraya

8 Mei 2026 - 06:45 WIB

Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat, TP-PKK Toraja Utara Gencar Sosialisasikan Posyandu Era Baru di 19 Kecamatan

7 Mei 2026 - 04:59 WIB

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Baruppu

7 Mei 2026 - 03:51 WIB

Trending di Headline