Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

Tolak Kenaikan Pajak 25 Persen, Komunitas Kuliner di Makale Mengadu ke DPRD Tana Toraja

badge-check


					Kolase Gedung DPRD Tana Toraja (Kiri), Marlina/Mama Erlan, Ketua Kuliner Makale (Kanan). Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Kolase Gedung DPRD Tana Toraja (Kiri), Marlina/Mama Erlan, Ketua Kuliner Makale (Kanan). Foto: Dok. Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Kuliner di Pasar Seni Makale, Kabupaten Tana Toraja, menjerit usai dikenai potongan 25 persen setiap transaksi. Kebijakan itu dinilai mencekik pelaku usaha kecil yang sebagian besar hanya mengandalkan modal terbatas.

Komunitas Kuliner kemudian mengadukan persoalan ini ke DPRD Tana Toraja. Mereka menilai pemerintah daerah tidak konsisten karena sebelumnya hanya disebutkan biaya sewa Rp18 ribu per malam untuk lapak berukuran 3×3 meter.

“Yang saya sampaikan ke Ketua DPRD Tana Toraja disana itu kami persoalkan yang masalah hasilnya satu, terus memang tempat 3×3 Bupati bilang kami akan bayar Rp18 ribu permalam yang dipersoalan kenapa ada kasir pembayaran satu lagi, satu pintu untuk tempat pembayaran,” ungkap Ketua UKM Sarabba, Marlina atau dipanggil Mama Erlan pada Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, pemotongan itu jelas sangat memberatkan para pedagang.

“Sementara disana itu saya cek-cek kemarin dari pedagang-pedagang yang sudah menempati tempat disana mereka ditagih 25 persen dan pasti itu kan kita satu lokasi, otomatis itu akan berlaku semua didalam situ 25 persen. Tidak mungkin ada yang bayar 25 persen sementara kami Rp18 ribu, yang kami persoalkan itu kenapa satu kasir,” katanya.

Mama Erlan mengungkapkan jika dirinya dan yang lainnya mau diatur oleh pemerintah tapi harus melihat kondisi para pedagang dilokasi.

“Kami mau diatur oleh pemerintah tapi pemerintah juga harus melihat kami ini cuma UKM, kami tidak mau ada yang Rp18 ribu ada yang lain lagi dan satu pintu kami tidak mau, satu pintu tempat pembayaran,” tegasnya.

Beban tambahan itu membuat para pedagang terjepit.

“Setiap pembelian dipotong 25 persen, kami keberatan sekali karena kami ini UKM tidak semua UKM itu punya modal banyak. Banyak yang ambil dari kredit, jadi kalau 25 persen apa lagi yang mau kami ambil kami pekerjakan anak-anak keluarga kami juga kami tanggung jadi kami mau dapat apalagi kalau 25 persen,” keluh pedagang lainnya.

Menanggapi aduan itu Ketua DPRD Tator, Kendek Rante membenarkan adanya laporan dari komunitas kuliner. Ia menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Ya, mudah-mudahan Minggu depan (adakan RDP),” kata Kendek Rante saat ditemui di DPRD.

Kendek Rante mengungkapkan akan memanggil pihak-pihak terkait dalam hal ini Disperindagkop-UKM dan Bapenda terkait permasalahan tersebut.

“Disperindag dengan Bapenda, nanti setelah RDP dia kemukakan itu. Kita belum tahu jadi itulah tujuannya RDP menyampaikan keluhan-keluhan apa yang dialami oleh penjual,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline