Menu

Mode Gelap
Selamatkan Generasi Toraja, Frederik Kalalembang Imbau Forkopimda di Totor dan Torut gelar Rakor Sebulan Sekali Bersama FKUB Hadiri Doa bersama Sangtorayan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Terhadap Judi, Hoax, Seks Bebas dan Narkoba Sukses Digelar, Trail Run Passemba Toraya Bentuk Kepedulian 500 Peserta untuk Masa Depan Generasi Toraja Proyek Pembangunan 24 Tower Telekomunikasi di Tana Toraja Malfungsi bahkan Mati Tersebar di 8 Kecamatan Bupati Toraja Utara Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Peserta Pelatihan Garmen di BLK Malakari 24 Atlet Taekwondo Tana Toraja Berlaga di Taekwondo Celebes Championship 2026 

News

Mengenal Octagon, Arena Tarung yang Digunakan pada Kejuaraan MMA Amatir di Tana Toraja

badge-check


					Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Setiap olahraga punya keunikannya masing-masing. Dalam UFC yang termasuk kategori MMA, terkenal dengan bentuk arena duel yang berbeda dengan olahraga tarung lainnya.

 

Berbagai pertarungan meramaikan dunia Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran. Yang paling tersohor adalah Ultimate Fighting Championship (UFC).

UFC sebenarnya promotor atau penyelenggara kompetisi MMA yang berbasis di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

UFC terkenal karena arena pertarungannya yang unik.

Nama ring UFC disebut Octagon yang berbentuk segi delapan yang dikelilingi pagar rantai logam berlapis vinil hitam.

Pagar tersebut didesain untuk mencegah petarung terjatuh dari Octagon seperti yang sering terjadi di ring tinju atau kickboxing yang hanya dikelilingi tali.

Octagon sudah digunakan sejak duel UFC pertama pada 1993 di McNichols Sports Arena, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Sesuai regulasi UFC, Octagon harus dilengkapi dengan dua pintu yang berada di sisi berlawanan. Masing-masing lebarnya 0,9 m dengan tinggi 1,5 m.

Untuk melindungi para petarung, UFC juga menambahkan bantalan busa di atas pagar.

Sementara, kanvas yang digunakan sebagai alas Octagon cuma boleh digunakan sekali dan langsung diganti setelah duel berakhir.

Diketahui pada 21 – 24 Agustus 2025 di Tana Toraja akan digelar Kejuaraan Beladiri Campuran (MMA) kelas Amatir yang diselenggarakan oleh IBCA MMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamatkan Generasi Toraja, Frederik Kalalembang Imbau Forkopimda di Totor dan Torut gelar Rakor Sebulan Sekali Bersama FKUB

26 April 2026 - 02:43 WIB

Hadiri Doa bersama Sangtorayan, Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Serukan Perang Terhadap Judi, Hoax, Seks Bebas dan Narkoba

26 April 2026 - 02:11 WIB

Sukses Digelar, Trail Run Passemba Toraya Bentuk Kepedulian 500 Peserta untuk Masa Depan Generasi Toraja

25 April 2026 - 09:55 WIB

Proyek Pembangunan 24 Tower Telekomunikasi di Tana Toraja Malfungsi bahkan Mati Tersebar di 8 Kecamatan

24 April 2026 - 12:23 WIB

Bupati Toraja Utara Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Peserta Pelatihan Garmen di BLK Malakari

24 April 2026 - 05:41 WIB

24 Atlet Taekwondo Tana Toraja Berlaga di Taekwondo Celebes Championship 2026 

24 April 2026 - 05:04 WIB

Jalin Kerjasama dengan IPBI Bali, Pemda Toraja Utara Optimalkan Desa Wisata dan Pelatihan Kerja Kapal Pesiar

24 April 2026 - 03:48 WIB

Trending di Headline