Menu ✖

Mode Gelap
Rapat Paripurna DPRD, Bupati Toraja Utara Tegaskan Pengelolaan Aset dan Administrasi Wajib Tertib dan Transparan Kolaborasi Masata dan Masyarakat Adat, Toraja Highland Festival 2026 Siap Digelar Tampilkan Ritus Merok Melayat ke Rumah Duka Padayya Personil Manggala Agni yang Gugur dalam Tugas, Gubernur Sulsel Janji Tanggung Biaya Sekolah Anak Almarhum Melayat ke Rumah Duka Petugas Pemadam Karhutla, Bupati Toraja Utara: Almarhum Gugur Dalam Tugas yang Mulia Ops Patuh Pallawa 2026, Kapolres Tana Toraja : Polri Harus Jadi Contoh Tertib Lalulintas Dating Palembangan Ajak Pemuda Jadikan Hari Sumpah Pemuda Sebagai Energy Untuk Berkarya

News

Mengenal Octagon, Arena Tarung yang Digunakan pada Kejuaraan MMA Amatir di Tana Toraja

badge-check


					Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Setiap olahraga punya keunikannya masing-masing. Dalam UFC yang termasuk kategori MMA, terkenal dengan bentuk arena duel yang berbeda dengan olahraga tarung lainnya.

 

Berbagai pertarungan meramaikan dunia Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran. Yang paling tersohor adalah Ultimate Fighting Championship (UFC).

UFC sebenarnya promotor atau penyelenggara kompetisi MMA yang berbasis di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

UFC terkenal karena arena pertarungannya yang unik.

Nama ring UFC disebut Octagon yang berbentuk segi delapan yang dikelilingi pagar rantai logam berlapis vinil hitam.

Pagar tersebut didesain untuk mencegah petarung terjatuh dari Octagon seperti yang sering terjadi di ring tinju atau kickboxing yang hanya dikelilingi tali.

Octagon sudah digunakan sejak duel UFC pertama pada 1993 di McNichols Sports Arena, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Sesuai regulasi UFC, Octagon harus dilengkapi dengan dua pintu yang berada di sisi berlawanan. Masing-masing lebarnya 0,9 m dengan tinggi 1,5 m.

Untuk melindungi para petarung, UFC juga menambahkan bantalan busa di atas pagar.

Sementara, kanvas yang digunakan sebagai alas Octagon cuma boleh digunakan sekali dan langsung diganti setelah duel berakhir.

Diketahui pada 21 – 24 Agustus 2025 di Tana Toraja akan digelar Kejuaraan Beladiri Campuran (MMA) kelas Amatir yang diselenggarakan oleh IBCA MMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Paripurna DPRD, Bupati Toraja Utara Tegaskan Pengelolaan Aset dan Administrasi Wajib Tertib dan Transparan

30 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Kolaborasi Masata dan Masyarakat Adat, Toraja Highland Festival 2026 Siap Digelar Tampilkan Ritus Merok

29 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Melayat ke Rumah Duka Padayya Personil Manggala Agni yang Gugur dalam Tugas, Gubernur Sulsel Janji Tanggung Biaya Sekolah Anak Almarhum

29 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Melayat ke Rumah Duka Petugas Pemadam Karhutla, Bupati Toraja Utara: Almarhum Gugur Dalam Tugas yang Mulia

29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ops Patuh Pallawa 2026, Kapolres Tana Toraja : Polri Harus Jadi Contoh Tertib Lalulintas

28 Oktober 2026 - 00:21 WIB

Dating Palembangan Ajak Pemuda Jadikan Hari Sumpah Pemuda Sebagai Energy Untuk Berkarya

27 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Prihatin Karhutla, Hingga Kebakaran Liang Batu di Toraja Utara, Dating Palembangan: Ini Duka Kita Semua, Masyarakat Mohon Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar

27 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Trending di Headline