Menu

Mode Gelap
Kanwil Kemenkum Pabar Teken Perjanjian dengan 4 OBH di Papua Barat Daya, Siapkan Rp192 Juta untuk Bantuan Hukum Pererat Sinergi Ramadhan, Polres Haltim Buka Puasa Bersama Wartawan Eva Stevany Rataba Serahkan 700 Beasiswa KIP Kuliah Jalur Aspirasi untuk Mahasiswa Toraja Ketua PKC PMII Malut Minta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Halmahera Timur Harus Awasi Lingkungan di Wilayah Pesisir Pantai Areal Moronopo Polres Halmahera Timur dan Bhayangkari Cabang Haltim Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadan Bentuk Kepedulian Dibulan Suci Ramadan, PT Malea Serahkan Bantuan dan Buka Puasa Bersama di Masjid Jabalnur Mengkendek 

News

Mengenal Octagon, Arena Tarung yang Digunakan pada Kejuaraan MMA Amatir di Tana Toraja

badge-check


					Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Bentuk Arena Tarung Octagon UFC. Foto: Dok. Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Setiap olahraga punya keunikannya masing-masing. Dalam UFC yang termasuk kategori MMA, terkenal dengan bentuk arena duel yang berbeda dengan olahraga tarung lainnya.

 

Berbagai pertarungan meramaikan dunia Mixed Martial Arts (MMA) atau seni bela diri campuran. Yang paling tersohor adalah Ultimate Fighting Championship (UFC).

UFC sebenarnya promotor atau penyelenggara kompetisi MMA yang berbasis di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

UFC terkenal karena arena pertarungannya yang unik.

Nama ring UFC disebut Octagon yang berbentuk segi delapan yang dikelilingi pagar rantai logam berlapis vinil hitam.

Pagar tersebut didesain untuk mencegah petarung terjatuh dari Octagon seperti yang sering terjadi di ring tinju atau kickboxing yang hanya dikelilingi tali.

Octagon sudah digunakan sejak duel UFC pertama pada 1993 di McNichols Sports Arena, Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Sesuai regulasi UFC, Octagon harus dilengkapi dengan dua pintu yang berada di sisi berlawanan. Masing-masing lebarnya 0,9 m dengan tinggi 1,5 m.

Untuk melindungi para petarung, UFC juga menambahkan bantalan busa di atas pagar.

Sementara, kanvas yang digunakan sebagai alas Octagon cuma boleh digunakan sekali dan langsung diganti setelah duel berakhir.

Diketahui pada 21 – 24 Agustus 2025 di Tana Toraja akan digelar Kejuaraan Beladiri Campuran (MMA) kelas Amatir yang diselenggarakan oleh IBCA MMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kanwil Kemenkum Pabar Teken Perjanjian dengan 4 OBH di Papua Barat Daya, Siapkan Rp192 Juta untuk Bantuan Hukum

7 Maret 2026 - 15:50 WIB

Pererat Sinergi Ramadhan, Polres Haltim Buka Puasa Bersama Wartawan

7 Maret 2026 - 13:44 WIB

Eva Stevany Rataba Serahkan 700 Beasiswa KIP Kuliah Jalur Aspirasi untuk Mahasiswa Toraja

7 Maret 2026 - 05:40 WIB

Ketua PKC PMII Malut Minta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Halmahera Timur Harus Awasi Lingkungan di Wilayah Pesisir Pantai Areal Moronopo

7 Maret 2026 - 03:07 WIB

Polres Halmahera Timur dan Bhayangkari Cabang Haltim Berbagi Takjil, Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadan

7 Maret 2026 - 00:28 WIB

Trending di News