Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

News

Warga Desa Momole Minta Pemdes Transparansi Pengelolaan Anggaran DD dan ADD

badge-check


					Warga Desa Momole Minta Pemdes Transparansi Pengelolaan Anggaran DD dan ADD Perbesar

HALTIM,Vressnews.Com – Pemerintah Desa (Pemdes) Momole Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim),kini tengah menjadi sorotan.

Pasalnya, muncul dugaan kuat terkait penggelapan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Dana Bagi Hasil (DBH) tahun anggaran 2025.

​Berdasarkan pantauan media di lapangan pada Selasa (24/2/2026), tidak ditemukan adanya papan informasi publik terkait rincian anggaran tersebut di depan Kantor Desa Momole. Padahal, pemasangan papan informasi merupakan kewajiban sebagai bentuk transparansi pengelolaan keuangan negara.

​Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut bahwa masyarakat tidak mengetahui secara pasti bagaimana anggaran tersebut dikelola.

​”Papan informasi itu sangat penting supaya masyarakat tahu berapa nominal dana desa tahun 2025. Namun, sejauh ini kami tidak melihat adanya papan tersebut. Kami jadi bertanya-tanya dana ini digunakan untuk apa saja,” ujarnya kepada media.

​Ia juga mendesak agar Kepala Desa Momole, julfikar Hi karajan, harus bersikap lebih terbuka dan tidak menutup-nutupi pengelolaan anggaran yang seharusnya menjadi konsumsi publik.

​Warga tersebut menambahkan bahwa informasi yang beredar menyebutkan Dana Desa Momole tahun 2025 mencapai angka kurang lebih Rp1,8 miliar Namun, besaran anggaran tersebut dinilai tidak sebanding dengan realisasi pembangunan yang tampak di lapangan.

Menurut penuturan warga, sepanjang tahun 2025, kegiatan fisik yang terlihat hanya berupa, Renovasi saluran air (selokan atau got). Pengecatan pagar desa. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk lansia dan sekitar 20 Kepala Keluarga (KK).

​”Untuk pemberdayaan fisik dan pembagian BLT jika dibandingkan dengan dana desa yang mencapai Rp1 miliar lebih itu sangat tidak cocok. Seharusnya jika dana tersebut digunakan secara wajar, pemerintah desa akan bersikap terbuka dan transparan kepada masyarakat,” tegasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Momole belum memberikan keterangan resmi terkait tidak dipasangnya papan informasi anggaran maupun tudingan miring dari masyarakat tersebut.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline