HALTIM,Vressnews.com-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), mendesak Pemerintah Derah dan DPRD agar secepatnya melakukan kordinasi dengan Kementrian ESDM untuk memcabut izin pertambangan PT. Alngit Raya.
Pasalnya, pembukaan wilayah operasi wilayah operasi PT. Alngit Raya, sudah merambat pada jalan protokoler lintas Halmahera yang sangat membahayakan masyarakat terutama bagi pengguna jalan.

Melalui Wakil Ketua Energi dan Sumberdaya Mineral Pemuda Muhammadiyah Haltim Riskam Hapsi mengatakan Pemerintah Daerah dan DPRD harus secepatnya melakukan kordinasi dengan Inapektur Tambang Provinsi dan Kementrian ESDM agar menidaklanjuti PT Alngit Raya melakukan bukaan masif yang membahayakan maayarakat.
“Jadi Pemda dan DPRD Haltim harus cepat responsif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh PT Alngit Raya, sebelum ada hal-hal buruk yang berdampak pada masyarakat,” ujarnya, Senin (09/02/2026).
Dikatakanya, Lokasi tersebut sangat rawan bagi penguna jalan, pada saat hujan. Karena banjir dan longsor sering terjadi pada saat hujan.
“Luapan air dan longsor pada saat hujan dilokasi tersebut sangat membahayakan masyaratak terutama penguna jalan, untuk itu Pemda dan DPRD secepatnya berkordinas dengan Inspektur tambang Malut dan Kementrian ESDM agar secepatnya menghentikan aktifitas PT Alngit Raya,” tegasnya.
Dirinya menambahkan Pemuda Muhammdiyah Halmahera Timur akan terus mengawal keluhan masyarakat apalagi memyangkut dengan kemaslahatan umat di Halmahera Timur.
“Jadi selaku pemuda Muhammadiyah kami terus mengawal kelestarian lingkungan yang ada di Halmahera Timur, terutama pertambangan yang sangat masif di Haltim,” pungkasnya.
Penulis : Aples









