TORAJA, Vressnews – BMKG Toraja imbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan curah hujan di Toraja dan sekitarnya.
Hal ini diungkapkan oleh Forecaster BMKG Toraja, Saefudin mengatakan bahwa sepekan kedepan masyarakat tetap waspada mengingat fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) menuju ke fase 4 (Perariran Indonesia) yang mungkin akan berdampak terhadap peningkatan curah hujan di Toraja.
“Cuaca umum wilayah Toraja sampai saat ini diperkirakan berawan – hujan ringan. Namun kita tetap menghimbau masyarakat untuk selalu waspada,” imbaunya.

Dimana diketahui fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.
“Aktivitas MJO diperkirakan berada fase 3 (Indian Ocean) dan fase 4 (Maritime Continent), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” ungkap Saefudin.
Saefudin menjelaskan bahwa kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin serta Gelombang dengan frekuensi rendah (Low Frequency) diprakirakan aktif disejumlah wilayah di Indonesia.
“Seperi di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Kalimantan, Laut Sulawesi, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian besar Papua, yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut,” ujarnya.










