TORAJA UTARA, Vressnews – Event budaya Toraya Ma’gellu’ 2026 akan digelar selama dua hari, pada 19-20 Juni 2026, dengan pusat kegiatan di Gedung Art Center Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Event ini menjadi salah satu agenda nasional Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata.
Rangkaian kegiatan menghadirkan workshop, kompetisi tari, parade budaya, hingga pertunjukan puluhan sanggar seni dari berbagai daerah di Indonesia.
Hari Pertama Jumat 19 Juni 2026, kegiatan diawali dengan gladi bersih pengisi acara pukul 08.00-12.00 di Gedung Art Center. Secara paralel, digelar Workshop Manajemen Pertunjukan di Aula Kampus I UKI Toraja pada pukul 09.00-12.00.
Pada sore hari, Alun-alun Kota Rantepao menjadi lokasi pertunjukan pembuka yang menampilkan Tari Massal Pa’gellu’ Tua (14.00-15.00), Line Dance To’Ao dari Toraja Utara (15.01-15.15), Fashion Show (15.16-16.30) dan Pertunjukan Saxophone (16.31-16.50).
Memasuki malam, pertunjukan dipusatkan di Gedung Art Center. Setelah pembukaan area pertunjukan dan pra-opening ceremony, sejumlah penampil tampil bergantian, di antaranya Bad-Ass Dance (Toraja Utara), PERKASEDA Luwu Utara, Jackzo Art School (Luwu Utara), serta Sanggar Tari Sipakatau dari Poso.
Opening ceremony berlangsung pukul 18.31-19.00, diawali lagu Indonesia Raya, doa pembuka dan sambutan-sambutan. Malam pembukaan kemudian dimeriahkan kolaborasi sanggar lokal bertajuk “Harmoni dalam Gerak”, dan dilanjutkan penampilan-penampilan.
Diantaranya, Sugi Performing Art (Palopo), Kameloan Art SMPN 1 Rantepao (Toraja Utara), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai, Pesraman New Sri Ranggam (Bali), D’Art Project (Palopo), Sanggar Seni Kalimbaung SSK (Bantaeng), Lembaga Seni Budaya Barasa (Maros), Sanggar Tari Litaq Bi’art (Polewali Mandar),
Kemudian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru, Sanggar Seni Walasuji (Soppeng), Lembaga Seni Budaya Batara Gowa (Makassar), Ladang Tari La Bada (Polewali Mandar), dan Sanggar Seni Entero (Penajam Paser Utara).

Sementara, hari kedua dimulai dengan gladi bersih dan registrasi peserta Kompetisi Toraya Ma’gellu’ 2026 pada pagi hari. Kompetisi tari berlangsung pukul 14.00-16.30 di Alun-alun Kota Rantepao, sebelum seluruh kegiatan kembali dipusatkan di Gedung Art Center.
Usai pembukaan pukul 17.00, panggung budaya diisi penampilan Sanggar Tari Banne Kendek (Toraja Utara), Sanggar Seni Jeng’s Art binaan Disparbud Luwu, Sanggar Seni Tipalayo Mammesa (Polewali Mandar), Studio Mattuju Limangnge (Bone), Sanggar Seni Budaya Alfarabi (Bulukumba), Kazaki Art School (Makassar), Sanggar Seni Sureq Mariri (Polewali Mandar).
Juga, Lembaga Seni Budaya Pajaga Ada (Maros), Sanggar Seni Pujangga (Polewali Mandar), BKMF DE Art Studio FSD UNM Makassar, Dewan Kesenian Pinrang, Sanggar Seni Tarring Sandeq (Polewali Mandar), Disdikbud Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Rangga Art Galeri (Pinrang), Young Dong Dance (Makassar), Kinawa Art Studio Dance Modern (Toraja Utara), serta Sanggar Seni Sanginaa (Toraja Utara).
Adapun rangkaian Toraya Ma’gellu’ 2026 ditutup dengan Closing Ceremony dan pertunjukan musik mulai pukul 22.16 hingga selesai.
Masuknya Toraya Ma’gellu’ ke dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Toraja Utara sebagai destinasi wisata budaya unggulan sekaligus menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas seni dari berbagai daerah di Indonesia.













