Menu

Mode Gelap
Hidup Sebatang Kara, Mayat Beni Ditemukan Dalam Rumahnya di Mentirotiku, Sempat Gegerkan Warga! Ketua Umum TP PKK Pusat beserta Rombongan Disambut Keindahan Alam dan Budaya di Toraja Utara Polres Palopo Siagakan 100 lebih Personel, Siap Amankan Sidang Sinode AM Gereja Toraja ke XXVI Viral di Medsos, Penertiban Knalpot Brong saat Iring-iringan Pengantar Jenazah di Tana Toraja Tuai Dukungan dari Masyarakat Pemkab Toraja Utara Sambut 93 Mahasiswa KKNT Universitas Hasanuddin, Perkuat Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan SPBE Minanga Jaya Abadi Pastikan Pasokan dan Distribusi LPG 3 Kg untuk Tator dan Torut Lancar

Hukum Kriminal

Hidup Sebatang Kara, Mayat Beni Ditemukan Dalam Rumahnya di Mentirotiku, Sempat Gegerkan Warga!

badge-check


					Suasana evakuasi penemuan mayat yang diketahui bernama Beni di Mentirotiku, Rantepao, Toraja Utara pada Selasa (7/7/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Suasana evakuasi penemuan mayat yang diketahui bernama Beni di Mentirotiku, Rantepao, Toraja Utara pada Selasa (7/7/2026). Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Warga Rantepao digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Tengko situru, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, pada Selasa sore (7/7/2026).
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Diketahui korban seorang lelaki bernama Beni diperkirakan berusia 40 tahun.
Kapolsek Rantepao, AKP Yohanis Ramba yang dikonfirmasi pada membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar ada penemuan mayat tadi, laki-laki atas nama Beni ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya,” ujar Kapolsek pada Selasa (7/7/2026).AKP Yohanis Ramba mengatakan bahwa petugas dan pihak terkait telah melakukan evakuasi dan mayat telah berada di Rumah sakit elim.

“Evakuasi berlangsung alot, karena diduga mayat tersebut sudah tidak bernyawa sejak beberapa hari. Untuk penyebab pasti kematian korban masih dilakukan pendalaman,” jelas Kapolsek.Untuk diketahui dilokasi kejadian ditemukan sejumlah obat-obat yang diduga korban meninggal karena sakit.

Informasi dari tetangga, korban hanya tinggal sendirian. Keluarga terdekatnya yakni saudaranya ada di luar daerah Toraja.

Penemuan mayat Beni ini pertama kali diketahui oleh tetangganya. Saksi mata bernama Deng Timo awalnya mencium bau tidak sedap dan adanya kerumunan lalat di kediaman Beni.

Deng Timo kemudian meminta warga lain untuk mengecek ke dalam rumah Benni. Menurut salah satu saksi yang akrab disapa Makcik mengaku, ia saat itu sedang mengiris bawang dirumahnya kemudian di panggil oleh tetangga lainnya.

“Dia sampaikan ke saya, kalau korban sudah berapa hari tidak kelihatan baru di dengar sakit. Jadi saya langsung tarik HP pergi kerumahnya bersama anaknya,” terangnya dilokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum TP PKK Pusat beserta Rombongan Disambut Keindahan Alam dan Budaya di Toraja Utara

7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Polres Palopo Siagakan 100 lebih Personel, Siap Amankan Sidang Sinode AM Gereja Toraja ke XXVI

7 Juli 2026 - 11:43 WIB

Viral di Medsos, Penertiban Knalpot Brong saat Iring-iringan Pengantar Jenazah di Tana Toraja Tuai Dukungan dari Masyarakat

7 Juli 2026 - 05:37 WIB

Pemkab Toraja Utara Sambut 93 Mahasiswa KKNT Universitas Hasanuddin, Perkuat Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan

6 Juli 2026 - 11:32 WIB

SPBE Minanga Jaya Abadi Pastikan Pasokan dan Distribusi LPG 3 Kg untuk Tator dan Torut Lancar

6 Juli 2026 - 11:23 WIB

Polres Tana Toraja Kawal Kunjungan Kerja Ketua Umum TP PKK Pusat

6 Juli 2026 - 11:05 WIB

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

2 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Headline