Menu

Mode Gelap
BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemda Serahkan Santunan JKM dan JKK kepada 10 Ahli Waris Pekerja Rentan di HUT ke 69 Tana Toraja Pimpinan Polres Tana Toraja Berganti, AKBP Arwansa Jabat Kapolres, AKBP Budi Hermawan ke Mabes Polri Menteri Koperasi Ferry Juliantono Dorong Penenun di Tana Toraja Naik Kelas Hidupkan Ekonomi Masyarakat Bangkitkan Minat Generasi Muda Jadi Penenun, Pemda Tana Toraja Gelar Pesona Budaya 2026 ICBA MMA Papua Barat Bulat Dukung Yosias Saroy Calon Ketua KONI Cegah Karhutla, Polsek Sesean Pasang Spanduk Imbauan di Tiga Titik Rawan Kebakaran

Hukum Kriminal

Hidup Sebatang Kara, Mayat Beni Ditemukan Dalam Rumahnya di Mentirotiku, Sempat Gegerkan Warga!

badge-check


					Suasana evakuasi penemuan mayat yang diketahui bernama Beni di Mentirotiku, Rantepao, Toraja Utara pada Selasa (7/7/2026). Foto: Istimewa Perbesar

Suasana evakuasi penemuan mayat yang diketahui bernama Beni di Mentirotiku, Rantepao, Toraja Utara pada Selasa (7/7/2026). Foto: Istimewa

TORAJA UTARA, Vressnews – Warga Rantepao digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Tengko situru, Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, pada Selasa sore (7/7/2026).
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Diketahui korban seorang lelaki bernama Beni diperkirakan berusia 40 tahun.
Kapolsek Rantepao, AKP Yohanis Ramba yang dikonfirmasi pada membenarkan penemuan mayat tersebut.“Benar ada penemuan mayat tadi, laki-laki atas nama Beni ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya,” ujar Kapolsek pada Selasa (7/7/2026).AKP Yohanis Ramba mengatakan bahwa petugas dan pihak terkait telah melakukan evakuasi dan mayat telah berada di Rumah sakit elim.

“Evakuasi berlangsung alot, karena diduga mayat tersebut sudah tidak bernyawa sejak beberapa hari. Untuk penyebab pasti kematian korban masih dilakukan pendalaman,” jelas Kapolsek.Untuk diketahui dilokasi kejadian ditemukan sejumlah obat-obat yang diduga korban meninggal karena sakit.

Informasi dari tetangga, korban hanya tinggal sendirian. Keluarga terdekatnya yakni saudaranya ada di luar daerah Toraja.

Penemuan mayat Beni ini pertama kali diketahui oleh tetangganya. Saksi mata bernama Deng Timo awalnya mencium bau tidak sedap dan adanya kerumunan lalat di kediaman Beni.

Deng Timo kemudian meminta warga lain untuk mengecek ke dalam rumah Benni. Menurut salah satu saksi yang akrab disapa Makcik mengaku, ia saat itu sedang mengiris bawang dirumahnya kemudian di panggil oleh tetangga lainnya.

“Dia sampaikan ke saya, kalau korban sudah berapa hari tidak kelihatan baru di dengar sakit. Jadi saya langsung tarik HP pergi kerumahnya bersama anaknya,” terangnya dilokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemda Serahkan Santunan JKM dan JKK kepada 10 Ahli Waris Pekerja Rentan di HUT ke 69 Tana Toraja

1 September 2026 - 00:56 WIB

Pimpinan Polres Tana Toraja Berganti, AKBP Arwansa Jabat Kapolres, AKBP Budi Hermawan ke Mabes Polri

31 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono Dorong Penenun di Tana Toraja Naik Kelas Hidupkan Ekonomi Masyarakat

30 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Bangkitkan Minat Generasi Muda Jadi Penenun, Pemda Tana Toraja Gelar Pesona Budaya 2026

30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

ICBA MMA Papua Barat Bulat Dukung Yosias Saroy Calon Ketua KONI

29 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Sesean Pasang Spanduk Imbauan di Tiga Titik Rawan Kebakaran

26 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Elmiana Bongga Linggi Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Kerukunan Masyarakat Batu Tallu Masa Bakti 2026 – 2029

26 Agustus 2026 - 02:23 WIB

Trending di Headline