
TORAJA UTARA, Vressnews – Bupati Toraja Utara imbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan di musim pancaroba.
Hal ini diungkapkan Frederik Victor Palimbong pasca meninjau lokasi titik longsor yang berada di Kecamatan Denpina pada Sabtu (30/5/2026) kemarin.
Bupati Toraja Utara, mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, terutama di sekitar tebing agar tetap waspada mengingat saat ini memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.
Diketahui sejumlah kecamatan di Toraja Utara rawan longsor seperti di Kecamatan Rindingallo, Buntupepasan, Baruppu, Awan Rantekarua, Sesean, Sesean Suloara, Tikala, Buntao, dan Rantebua.
“Pemerintah mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor terutama di sekitar tebing atau tanah curam agar waspada dan jika melihat tanda-tanda fisik seperti retakan ataupun erubahan struktur tanah, aliran deras pada tebing, agar segera mengungsi dan melaporkan serta berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat,” ujar Frederik Victor Palimbong pada Senin (1/6/2026).
Bupati juga memerintahkan Pemerintah Kecamatan dan Lembang serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Kemanusiaan untuk bersama-sama sigap dalam tanggal darurat dan mengantisipasi kemungkinan terburuk jika terjadi bencana.
“Aparat pemerintah setempat bersama BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Organisasi Kemanusiaan harus sigap mengantisipasi kemungkinan terburuk dan melakukan tanggap darurat jika bencana datang,” tegasnya.
Sementara itu menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Toraja bahwa saat ini wilayah Tana Toraja, Toraja Utara dan sekitarnya memasuki musim pancaroba.
“Awal Bulan Juni wilayah Toraja masih berada di fase pancaroba (Awal Musim kemarau Toraja mulai Akhir Juni 2026), harap selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat berubah,” kata Saefudin, Forecaster BMKG Toraja.
Diketahui Monitoring El Nino Update Dasarian II Mei 2026 berada di El Nino Lemah (+1.0) dan diperkirakan menuju El Nino Moderat pada Juni, Juli, Agustus. Peluang El Nino Moderat 95% dan El Nino Kuat 60%.

“Fase pancaroba identik dengan cuaca panas terik dan dapat terjadi hujan lebat tiba-tiba, angin kencang, angin puting beliung dan hujan es,” tutup Saefudin.













