TORAJA UTARA, Vressnews – Bupati Frederik Victor Palimbong memberikan Piagam Penghargaan kepada Diando Upa Salurante atas prestasi luar biasa sebagai finisher perempuan pertama (Juara 1) pada ajang kategori 100 kilometer.
Rinjani 100 adalah ajang trail running (lari lintas alam) ekstrem tahunan di Gunung Rinjani, Lombok, yang dikenal sebagai salah satu “Raja Terakhir” lari trail di Indonesia karena medannya yang teknikal dan pemandangan menakjubkan. Edisi ke-14 berlangsung pada 1–3 Mei 2026, menampilkan berbagai kategori jarak dari 12K hingga 162K.
Dian sapaan akrabnya itu, berhasil menyelesaikan lintasan ekstrem sejauh 100 kilometer melintasi jalur pegunungan dan kawasan Gunung Rinjani dalam waktu 34 jam, 34 menit nonstop. Event internasional ini dikenal sebagai salah satu lomba trail running paling berat di Asia Tenggara karena peserta harus menghadapi tanjakan terjal, cuaca dingin ekstrem, perubahan medan, serta jalur teknikal menuju kawasan puncak Rinjani.
Pada kategori 100K wanita, dari 11 peserta berbagai negara hanya dua pelari yang berhasil mencapai garis finis, yakni Diando Upa Salurante dari Indonesia dan Van Anh Bui Thi dari Vietnam. Prestasi tersebut semakin menegaskan ketangguhan Diando dalam menghadapi salah satu lintasan ultra trail paling menantang di Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menyampaikan apresiasi atas capaian yang membanggakan bagi Toraja Utara dan Indonesia.
“Kami memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang membanggakan, bukan hanya bagi Toraja Utara saja tetapi juga Indonesia. Ini merupakan pencapaian luar biasa sebagai finisher perempuan pertama kategori 100 kilometer Trail Run Rinjani 100,” ujar Frederik Victor Palimbong, pada Senin (11/5/2026) kemarin.
Bupati yang juga aktif berolahraga tenis, bersepeda, dan trekking itu berharap prestasi Dian dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Toraja.

“Saya berharap Dian terus sehat dan sukses sebagai trail runner yang mengharumkan nama Toraja. Selain itu, prestasi ini juga dapat mempromosikan Toraja Utara sebagai daerah sport tourism dengan potensi trekking, hiking, mountain bike, hingga motor trail yang didukung landscape menantang dan pemandangan spektakuler,” tambahnya.
Sementara itu, Dian Upa Salurante mengaku tidak memasang target juara sebelum mengikuti lomba tersebut.
“Saya tidak mematok target menjadi juara, tetapi berusaha maksimal untuk finish. Saya menjalani latihan secara konsisten selama beberapa bulan, baik di tempat kerja saya di Tembagapura maupun di kawasan Gunung Sesean dan Lolai. Puji Tuhan saya bisa finish pertama,” ungkap Dian yang adalah warga Lembang Bua, Tallulolo Kesu’ Toraja Utara.
Ia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara atas penghargaan yang diberikan.
“Saya berharap ke depan semakin banyak pemuda-pemudi Toraja yang berprestasi, baik di road running maupun event trail running,” tuturnya.
Dalam penyerahan penghargaan tersebut turut hadir Captain RunToraja Roni Pabisangan, Tina Pairi, dan Yaya Rundupadang sebagai anggota komunitas lari RunToraja.
Keberhasilan Diando Upa Salurante di Rinjani 100 menjadi bukti bahwa semangat, disiplin, dan kerja keras mampu membawa atlet daerah bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.













