Menu

Mode Gelap
Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata! Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110 Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

News

Longsor Terjang Kecamatan Masanda di Tana Toraja, Jalan Antar Kampung Terputus Total

badge-check


					Longsor di Kecamatan Masanda, Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Longsor di Kecamatan Masanda, Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Longsor yang dipicu curah hujan tinggi melanda Dusun Taiwan, Lembang Paliorong, Kecamatan Masanda, pada Sabtu (2/5/2026).

Bencana ini menyebabkan akses jalan antar kampung terputus total dan mengganggu aktivitas warga.

Material longsor berupa tanah, bambu, dan pepohonan menutup jalur utama yang menghubungkan Kampung To’ao’, Dusun Pali, dan Pasapa’.Jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat, termasuk untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Warga setempat, Natalia Tikulangi, mengatakan bahwa meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak longsor cukup signifikan.

Sejumlah lahan produktif seperti kebun kakao dan persawahan tertimbun material, yang berpotensi menurunkan hasil panen.

“Jaringan listrik juga terdampak karena tiang ikut roboh akibat longsor,” ujarnya.

Dalam kondisi darurat, warga berupaya membuka akses secara swadaya. Namun jalur yang tersedia masih terbatas dan hanya dapat dilalui pejalan kaki serta kendaraan roda dua.

Terputusnya akses ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga menyoroti kerentanan wilayah terhadap bencana serta keterbatasan infrastruktur dasar.

“Harapan kami segera ada penanganan dari pemerintah. Ke depan, kami juga membutuhkan pembangunan jembatan. Untuk menuju dusun ini harus melewati tiga sungai yang belum memiliki jembatan, sehingga saat musim hujan anak-anak sekolah terpaksa berjalan kaki,” kata Natalia.

Sementara itu, Kepala Lembang Paliorong menyampaikan bahwa pihaknya telah meninjau lokasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja untuk melakukan survei awal.

“Kami sudah turun ke lokasi bersama BPBD untuk melihat langsung kondisi di lapangan sebagai dasar penanganan lebih lanjut,” katanya.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya peningkatan infrastruktur di wilayah pedalaman, khususnya akses jalan dan jembatan, guna meminimalkan dampak bencana dan menjamin kelangsungan aktivitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Nanna’ Nanggala Swadaya Cor Jalan dan Bangun Jembatan, Anggota DPRD Toraja Utara Dapil 3 Jangan Tutup Mata!

7 Agustus 2026 - 02:54 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola PKB ke-14 di Baruppu, Eva Rataba Dorong Sportivitas dan Persatuan

6 Agustus 2026 - 10:39 WIB

NasDem Peduli, Eva Stevany Rataba Salurkan Sembako untuk Petugas Kebersihan di Tana Toraja

6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Sat Samapta Polres Toraja Utara Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi Layanan 110

5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Kasus Hilangnya Stoner 3,5 Tahun Tanpa Kejelasan, Pihak Terkait Didesak Segera Tuntaskan

5 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Ketua Gerakan Merah Putih Irian Jaya Papua Barat Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas dan Bijak Menyikapi Informasi

2 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Ruben Bonay Serukan Persatuan, Ajak Warga Manokwari Jaga Kamtibmas

2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Trending di News