ENREKANG, Vressnews – Aparat kepolisian berhasil memediasi perkelahian kelompok antara pemuda Dusun Malele, Desa Taulo, Kecamatan Alla dengan pemuda Sossok, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, pada Senin malam (13/4/2026).
Mediasi tersebut berlangsung di Mapolsek Alla, dipimpin langsung Kapolsek Alla AKP. Maga, Kasat Intelkam Polres Enrekang Iptu. Deddy Alfa Lobo, dihadiri jajaran Kepolisian, Pemerintah setempat, Tokoh Masyarakat, serta pihak keluarga korban dan pelaku.
Perkelahian kelompok yang terjadi pada Sabtu (11/4/2026) dini hari di jalan poros Enrekang–Toraja, tepatnya di wilayah Kalosi, yang mengakibatkan empat pemuda dari Desa Taulo mengalami luka-luka.
Dalam kesempatan itu, Kasat Intelkam Polres Enrekang, Iptu. Deddy Alfa Lobo mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh situasi.
“Ini saatnya mencari solusi terbaik, bukan saling menyalahkan. Semua pihak harus mengedepankan musyawarah demi menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Iptu. Deddy juga mengungkapkan bahwa perkelahian diduga dipicu kesalahpahaman saat arak-arakan jenazah yang berlangsung kurang terkendali.
“Saya meminta seluruh pihak, khususnya generasi muda, untuk lebih menahan diri dan menghindari tindakan negatif,” ungkapnya.
Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan konflik secara damai dan tidak melanjutkan ke proses hukum.

Adapun poin kesepakatan meliputi:
– Kedua pihak saling memaafkan dan berkomitmen tidak mengulangi perbuatan serupa.
– Pihak pemuda Sossok bersedia bertanggung jawab atas kerugian korban.
– Kedua pihak sepakat tidak terprovokasi isu, termasuk di media sosial.
– Orang tua dan tokoh masyarakat akan melakukan pembinaan terhadap para pemuda.
– Pelanggaran atas kesepakatan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu Kapolsek Alla AKP. Maga menegaskan pentingnya penyelesaian masalah secara kekeluargaan guna menghindari dampak hukum yang lebih berat.
“Kami tidak menginginkan masalah ini berlarut-larut. Jika masuk ranah hukum, tentu akan berdampak pada masa depan para pemuda yang terlibat,” tutupnya.













