TORAJA UTARA, Vressnews – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meresmikan jembatan Ne’ Gandeng di Malakiri Lembang Palangi, Kecamatan Balusu, Senin (26/1/2026).
Jembatan yang merupakan akses perekonomian dan penghubung antar Kecamatan Balusu dan Sarambu, Nanggala dibangun dengan panjang 50 meter dan lebar 7 meter dikerjakan selama 6 bulan dengan dana APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp12.300.634.000.
Peresmian Jembatan Ne’ Gandeng ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi, Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti, sejumlah Kepala OPD dan bersama warga setempat.
Permudah Mobilitas Ekonomi dan Tempat Objek Wisata
Bupati Toraja Utara, Fredeik Victor Palimbong pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan jembatan Ne’ Gandeng adalah salah satu prioritas pembangunan di tahun 2025, mengingat jembatan ini sangat vital yang menghubungkan antar kecamatan dan desa.
“Disamping akses perekonomian dan areal pertanian juga merupakan akses wisata menuju ke Ne’ Gandeng,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa jembatan ini akan mempermudah mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Mari kita bersama – sama merawat jembatan ini sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama,” ungkapnya.
Bupati berharap jembatan Ne’ Gandeng dimanfaatkan dengan baik, bukan untuk kontra produktif namun jembatan dapat digunakan untuk rekreasi dan jangan dijadikan tempat nongkrong untuk memacetkan lalu lintas.
”Jembatan Ne’ Gandeng salah satu jembatan yang paling terbaik dari sekian jembatam yang sudah dibangun sebelumnya,” tutupnya.












