Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak Blokade Jety PT JAS

badge-check


					Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput  Laut Bergerak Blokade Jety PT JAS Perbesar

HALTIM, Vressnews – Sebanyak delapan perwakilan Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak (AMBRUK) Desa Fayaul mendatangi Office PT Jaya Abadi Semesta (JAS), untuk mempertanyakan progres verifikasi data petani dan petak rumput laut, serta kejelasan hasil uji sampel rumput laut dan air laut yang diambil pada Sabtu, 13 Desember 2025 lalu.Kunjungan tersebut dilakukan karena sebelumnya AMBRUK telah berupaya menghubungi SPT Eksternal PT JAS, Stevy, serta Formen Enviro, Sri Wahyuni, melalui aplikasi WhatsApp.

Namun upaya komunikasi tersebut tidak mendapat respons, sehingga dinilai sebagai bentuk sikap tidak kooperatif dari pihak perusahaan.
‎Ironisnya, saat perwakilan AMBRUK tiba di Office PT JAS, tidak ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang bersedia menemui mereka. Bahkan, menurut informasi yang dihimpun di lapangan, pihak eksternal PT JAS yang sebelumnya telah menyatakan kesediaan menerima kunjungan justru diduga menghindar dengan meninggalkan area kantor melalui jalan hauling perusahaan.

‎Sikap tersebut memicu kemarahan masyarakat budidaya rumput laut Desa Fayaul. AMBRUK menilai PT JAS telah berbohong, mempermainkan masyarakat, dan tidak menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan dampak lingkungan dan kompensasi kerugian ekonomi yang dialami petani.
‎Koordinator Lapangan AMBRUK, Julfian Wahab, dalam pernyataannya mengecam keras tindakan manajemen PT JAS yang dinilai tidak bertanggung jawab.

‎“Kami datang secara resmi, beretika, dan dengan tujuan yang jelas. Tapi PT JAS justru memilih menghindar. Ini bukan sekadar soal komunikasi, ini penghinaan terhadap martabat masyarakat Fayaul,” tegas Julfian.

‎Menurut Julfian, sikap SPT Eksternal dan Formen Enviro PT JAS mencerminkan kegagalan total dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab jabatan.

‎“Jika tidak mampu menjalankan tugas, tidak mampu membangun komunikasi yang jujur dan terbuka, maka kami mendesak manajemen pusat PT JAS segera mencopot SPT Eksternal dan Formen Enviro. Mereka tidak layak mewakili perusahaan di hadapan masyarakat,” ujarnya dengan nada keras.

‎AMBRUK menilai tindakan menghindar tersebut justru memperkuat dugaan bahwa perusahaan tidak serius menindaklanjuti hasil verifikasi data dan temuan ilmiah terkait kerusakan budidaya rumput laut di Desa Fayaul.

‎Atas dasar itu, Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak (AMBRUK) Desa Fayaul menyatakan sikap tegas dengan memutuskan melakukan blokade jety PT JAS hingga ada tanggapan resmi dari manajemen pusat perusahaan.

‎Langkah ini, menurut AMBRUK, merupakan bentuk tekanan moral dan sosial agar PT JAS tidak terus mengabaikan hak-hak masyarakat pesisir yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.

‎“Aksi ini adalah peringatan keras. Selama PT JAS masih diam, selama tanggung jawab belum ditunaikan, maka perlawanan masyarakat akan terus berlanjut,” tutup Julfian. (Alpes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline