Menu

Mode Gelap
PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara Bupati Toraja Utara Buka Rapat Percepatan Survei Penilaian Integritas Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

News

Pekerja Proyek Pembangunan Gedung UTD dan CATHLab Serta CVCU RSUD Lakipadada Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

badge-check


					Pembangunan Gedung UTD RSUD Lakipadada. Foto: Istimewa Perbesar

Pembangunan Gedung UTD RSUD Lakipadada. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Perusahaan pemenang tender proyek pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) CATHLab Serta CVCU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada menunjukkan komitmennya dalam melindungi hak-hak tenaga kerja.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut resmi didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Gedung UTD dan CATHLab Serta CVCU RSUD Lakipadada Roby saat ditemui wartawan di Makale, Kamis, 25 September 2025.

Menurutnya, pihaknya selaku PPK mewajibkan kontraktor pemenang tender proyek pembangunan Gedung UTD, CATHLab dan CVCU RSUD Lakipadada mendaftarkan semua pekerjanya, termasuk pekerja harian lepas, borongan, dan musiman, ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Bukti Pembayaran BPJS Pekerja Pembangunan Gedung UTD, CATHLab Serta CVCU Rumah. Foto: Istimewa

“Kebijakan ini diambil untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan penuh, baik dari risiko kecelakaan kerja maupun jaminan kesehatan selama proyek berlangsung,” kata Roby

Kebijakan tersebut diapresiasi oleh berbagai pihak. Salah satunya, Ketua Lembaga Pilar Rakyat Indonesia (LPRI) Toraja, Rasyid Mappadang.

Menurutnya, ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan pemenang tender tidak hanya fokus pada hasil pekerjaan, tetapi juga pada kesejahteraan tenaga kerja.

Dengan adanya perlindungan BPJS, diharapkan produktivitas pekerja dapat meningkat dan pelaksanaan proyek berjalan lancar sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Dengan begitu, pekerja proyek pembangunan gedung UTD, CATHLab Serta CVCU RSUD Lakipadada yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat perlindungan jaminan sosial

“Pekerja bisa bekerja lebih baik, aman dan nyaman apabila ada perlindungan jaminan sosial,” ujar Rasyid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMTI Turut Berdukacita atas Tewasnya 2 Warga Asal Toraja di Papua, Imbau Diaspora Tetap Menjaga Ketenangan dan Merawat Kerukunan antar Sesama

19 September 2026 - 04:23 WIB

Pengelola SPPG Batupapan I Minta Maaf : Kami Terus Memantau Kondisi Kesehatan Siswa dan Mengevaluasi Pelaksanaan Program MBG

15 September 2026 - 11:10 WIB

Warga Kesulitan Air Bersih, Eva Rataba Bergerak Salurkan Bantuan di Toraja Utara

12 September 2026 - 10:35 WIB

Bupati Toraja Utara Hadiri Pengenalan E-Bike Polygon Transportasi Alternatif yang Menyehatkan

12 September 2026 - 10:17 WIB

Ketua Panitia Soekarno Run Toraja Utara Sriyanti Irene Pailang Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan

8 September 2026 - 09:33 WIB

Ketua DPC GMNI Gowa Dukung Bupati Husniah Talenrang Terus Bekerja dan Jaga Pelayanan Publik

8 September 2026 - 00:51 WIB

Satresnarkoba Polres Toraja Utara Amankan Pria Asal Luwu Atas Kepemilikan 2 Sachet Sabu

8 September 2026 - 00:44 WIB

Trending di Headline