Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

News

Firmina Tallulembang: 8 Dekade Indonesia Merdeka, Akses Jalan di Simbuang Mappak Masih Terabaikan

badge-check


					Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa Perbesar

Firmina Tallulembang, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra. Foto: Dok. Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Delapan dekade telah berlalu sejak proklamasi bersejarah yang dikumandangkan Bung Karno dan Bung Hatta, namun semangat kemerdekaan itu terus berkobar dalam dada setiap anak bangsa.

Salah satunya Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari partai Gerindra, Firmina Tallulembang merefleksikan kemerdekaan itu dengan harapan agar kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Menurut Firmina, kemerdekaan sejati bukan hanya tentang lepasnya belenggu penjajahan fisik. Kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika setiap warga negara dapat merasakan keadilan, kemakmuran, dan kesempatan yang sama untuk berkembang seperti Kecamatan Simbuang dan Mappak yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

“Masyarakat yang tinggal di daerah Simbuang dan Mappak, Toraja bagian barat, masih belum menikmati akses jalan yang memadai. Kita Merdeka sudah 80 tahun, tapi jalan ke Simbuang-Mappak masih terabaikan. Ini salah satu daerah yang masih terisolir di Provinsi Sulsel yang selalu saya suarakan di DPRD, tapi sampai hari ini belum bisa masuk penganggaran tahun 2025,” ujar Firmina, Minggu (17/8/2025).

Politisi Gerindra tersebut menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel, pembangunan jalan tersebut belum bisa dianggarkan karena belum tersedia dokumen Detail Engineering Design (DED).

“Katanya harus buat DED dulu, baru bisa masuk anggaran fisik. Kalau infrastruktur dasar saja belum terpenuhi, bagaimana masyarakat bisa merasa merdeka?,” tegas Firmina.

Firmina mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan yang adil dan merata.
“Kemerdekaan itu harus menyentuh semua lapisan. Kita ingin pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah terpencil dan meningkatkan aksesibilitas infrastruktur dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, kemerdekaan sejati dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Kelas 3 SD yang Tenggelam di Enrekang

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Bocah Kelas 3 SD di Enrekang Tenggelam di Sungai, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian

26 Maret 2026 - 05:25 WIB

Bupati Torut Ucapkan Selamat HUT Getor ke 79, Menjaga Keluhuran Toraja untuk Masa Depan yang Bermartabat

25 Maret 2026 - 11:07 WIB

Anggota DPR RI Frederik Kalalembang Dukung Pemberantasan Penyakit Masyarakat di Toraja, Semua Harus Bersatu Selamatkan Budaya dan Generasi Muda

25 Maret 2026 - 10:17 WIB

BL Ditangkap Polisi Usai Cabuli Adik Kandungnya Sendiri di Toraja Utara dengan Tawaran Uang dari Rp5 Ribu hingga Rp10 Ribu

25 Maret 2026 - 08:26 WIB

FKUB Toraja Utara dan Tana Toraja Sepakat Perangi Judi, Narkoba dan Seks Bebas

25 Maret 2026 - 08:00 WIB

Tega Cabuli 2 Adik Kandungnya, Seorang Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

25 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di Headline