TANA TORAJA, Vressnews – PLTA Malea Hydropower sukses melaksanakan pengujian black start dan line charging bersama PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sistem Makassar sebagai langkah antisipasi gangguan padam meluas pada sistem kelistrikan, Rabu, 11 Februari 2026.
Pimpinan PLTA Malea Hydropower, Victor Datuan Batara, mengatakan pengujian tersebut merupakan simulasi apabila terjadi black out atau padam total sistem.

Dalam kondisi tersebut,
PLTA Malea dipersiapkan untuk mampu menyuplai listrik ke jaringan hingga ke Gardu Induk (GI) Sengkang.
“Ini simulasi jika terjadi padam meluas. PLTA Malea akan menyuplai listrik ke sistem sampai ke GI Sengkang, sehingga dapat membantu pemulihan sistem dengan cepat,” ujar Victor.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun untuk memastikan kesiapan PLTA Malea apabila sewaktu-waktu terjadi blackout.
Pengujian tersebut juga merupakan bagian dari kerja sama teknis bersama PLN.
Victor menyebutkan, simulasi telah selesai dilaksanakan dan hasilnya berjalan lancar serta memuaskan. Hal ini menandakan PLTA Malea siap berperan dalam membantu percepatan pemulihan sistem apabila terjadi gangguan besar pada jaringan kelistrikan.
Pengujian ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.










