Menu

Mode Gelap
Ciptakan Rasa Aman dan Damai, Batalyon B Pelopor Kawal Perayaan Paskah di Parepare Korpala Unhas Berhasil Temukan Gua di Buntu Kandora Sepanjang 1,2 Kilometer Tembus Sampai Sangalla’ Nekat Perkosa Sepupunya, Seorang Pria di Toraja Utara Diamankan Polisi Mantan Kapolres Victor Datuan Batara Sesalkan Oknum TNI – Polri Masuk THM dan Buat Onar Batalyon B Pelopor Polda Sulsel Gelar Patroli Pengamanan Rangkaian Ibadah Jumat Agung dan Paskah di Kota Parepare Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geotermal Nilai Pemda dan DPRD Tana Toraja Serampangan Susun Ranperda RTRW

News

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bersama Kadis ESDM Sulsel Tinjau Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H

badge-check


					Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H. Foto: Istimewa Perbesar

Kesiapan Energi Jelang Ramadan 1447 H. Foto: Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, melakukan peninjauan lapangan ke SPBU Pertamina 74.902.32 Racing di Jalan Urip Sumoharjo serta pangkalan LPG 3 Kg di kawasan yang sama, Selasa (17/2/2026) kemarin.

Kunjungan ini merupakan langkah antisipatif guna memastikan kesiapan pasokan dan pelayanan energi menghadapi Ramadan 1447 H.

Dalam kunjungan ke SPBU, dilakukan pengecekan langsung terhadap akurasi takaran BBM melalui uji tera dispenser serta pengujian kualitas produk mencakup parameter density dan temperatur.Langkah tersebut untuk memastikan volume dan mutu BBM yang diterima masyarakat sesuai standar yang berlaku. Tim juga meninjau kesiapan fasilitas, sistem pelayanan, dan kecukupan stok guna mengantisipasi lonjakan konsumsi.

Plt. Kepala Dinas ESDM Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, menegaskan bahwa pengawasan menjelang Ramadan merupakan bagian dari upaya preventif agar distribusi energi berjalan lancar dan tertib.

“Kami memastikan kesiapan di lapangan tidak hanya pada ketersediaan stok, tetapi juga pada kualitas produk dan aspek pelayanan. Potensi peningkatan permintaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan gangguan di masyarakat,” ujarnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke pangkalan LPG 3 Kg untuk mengevaluasi ketersediaan stok, kondisi tabung, serta kesesuaian penyaluran LPG subsidi. Monitoring dilakukan guna memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai regulasi.BM Sulselbar I Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menyampaikan bahwa konsumsi gasoline selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata normal.

Ia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah meningkatkan kesiapan stok dan suplai selama periode Ramadan. Penguatan suplai dilakukan melalui tiga terminal utama, yakni IT Makassar, FT Parepare, dan FT Palopo, guna memastikan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

“Stok BBM untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, dalam kondisi aman dan terjaga. Penguatan suplai dari terminal-terminal utama telah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat selama periode mobilitas tinggi dapat terpenuhi tanpa kendala,” jelasnya.

Sementara itu, SBM Sulselbar VI Gas, Wahyu Purwatmo, menyampaikan bahwa konsumsi LPG menjelang dan selama Ramadan menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya aktivitas masyarakat.

Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina melakukan penambahan suplai LPG 3 Kg sebanyak 426.840 tabung selama Februari 2026 untuk wilayah Sulawesi Selatan. Distribusi dilakukan secara terjadwal dan diawasi secara ketat agar pasokan tetap lancar hingga tingkat pangkalan.

Ia juga menambahkan bahwa operasional penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan normal, termasuk pada hari libur nasional seperti perayaan Imlek, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.

“Stok LPG dalam kondisi aman dan distribusi terus kami awasi agar berjalan sesuai ketentuan. Operasional penyaluran tetap berlangsung, termasuk pada hari libur, untuk menjaga kontinuitas pasokan di masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan LPG 3 Kg sesuai peruntukannya. Delapan sektor usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi sebagaimana diatur dalam regulasi Kementerian ESDM diharapkan beralih ke Bright Gas atau produk nonsubsidi lainnya agar distribusi tetap tepat sasaran.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa Pertamina mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dengan pengawasan intensif di seluruh wilayah operasional.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta lembaga penyalur terus diperkuat. Fokus kami memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadan dengan tenang,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina, kesiapan distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Selatan dipastikan tetap terjaga selama Ramadan tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ciptakan Rasa Aman dan Damai, Batalyon B Pelopor Kawal Perayaan Paskah di Parepare

5 April 2026 - 04:13 WIB

Korpala Unhas Berhasil Temukan Gua di Buntu Kandora Sepanjang 1,2 Kilometer Tembus Sampai Sangalla’

5 April 2026 - 04:04 WIB

Nekat Perkosa Sepupunya, Seorang Pria di Toraja Utara Diamankan Polisi

3 April 2026 - 10:08 WIB

Mantan Kapolres Victor Datuan Batara Sesalkan Oknum TNI – Polri Masuk THM dan Buat Onar

3 April 2026 - 10:01 WIB

Batalyon B Pelopor Polda Sulsel Gelar Patroli Pengamanan Rangkaian Ibadah Jumat Agung dan Paskah di Kota Parepare

3 April 2026 - 04:15 WIB

Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geotermal Nilai Pemda dan DPRD Tana Toraja Serampangan Susun Ranperda RTRW

1 April 2026 - 12:30 WIB

Sebanyak 2000 Tanda Tangan Dilayangkan ke Pemerintah, Bentuk Penolakan Proyek Geotermal di Bittuang Tana Toraja

1 April 2026 - 06:56 WIB

Trending di Headline